Diprediksi Kantongi 30 Kursi, Ketua PDIP Boyolali Malah Berujar Bakal Kuasai 36 Kursi

Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Boyolali, S.Paryanto. (Istimewa - Dokumentasi Pemkab Boyolali)
02 April 2019 14:00 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI—Kekuatan PDI Perjuangan (PDIP) pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 khususnya untuk wilayah Boyolali diprediksi akan semakin sulit terkejar.

Sejumlah pengamat bahkan menyebut PDIP berpotensi menambah perolehan kursi anggota DPRD. Salah satu penyebabnya adalah pergerakan partai oposisi yang dinilai kurang masif.

Sebagai pembanding, dalam kontestasi elektoral 2014 lalu PDIP berhasil mengantongi 25 kursi di DPRD Boyolali. Sisanya, enam kursi diperoleh Golongan Karya (Golkar), empat kursi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), empat kursi Gerindra, tiga kursi Partai Amanat Nasional (PAN), dua kursi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan sisanya 1 kursi untuk Demokrat.

Dari komposisi tersebut, pengamat politik yang pernah menjadi Wakil Ketua DPRD Boyolali, Thontowi Jauhari, menyebutkan perolehan kursi PDIP tahun ini akan cenderung meningkat. Dia memrediksi minimal partai tersebut bisa mengantongi 30 kursi dari total 45 kursi.

“Penyebabnya, PDIP sudah selesai dengan hegemoni [dominasi] terhadap seluruh kekuatan politik,” ungkap Thontowi ketika berbincang dengan Solopos.com, di rumahnya di Pulisen, Boyolali, Senin (1/4/2019).

Pengamat politik sekaligus Dosen Bidang Studi Administrasi Negara, Universitas Sebelas Maret (UNS), Didik G. Suharto, menambahkan elektabilitas partai politik dalam pemilu legislatif di tingkat lokal dipengaruhi banyak hal.

PDIP sebagai parpol pendulang suara mayoritas dalam Pileg di Boyolali lalu diperkirakan masih sulit dikejar parpol lain. Di samping diuntungkan oleh kontestasi politik di level nasional, dukungan infrastruktur politik PDIP di daerah relatif kuat.

11 Kursi

Menanggapi prediksi ini, Ketua DPC PDIP Boyolali, S. Paryanto, membenarkan PDIP sangat optimistis dapat mendominasi suara di Pileg 2019 seperti tahun-tahun sebelumnya.

Soal target kursi, Paryanto tak menampik partainya menargetkan peningkatan kursi. Hal ini berkaca pada jumlah kursi yang diperoleh pada 2014 silam. Di tahun 2014 PDIP berhasil menambah 11 kursi dari pemilu sebelumnya di tahun 2009.

“Dulu kami bisa menambah 11 kursi, sekarang juga harus nambah lagi,” kata dia. Paryanto bahkan sempat berujar PDIP ingin menambah 11 kursi lagi pada Pileg April nanti sehingga menjadi 36 kursi .

Terkait perolehan kursi DPRD, PDIP pun tidak ingin disebutkan memiliki partai oposisi. “Ya kalau sudah duduk di kursi dewan tidak ada lagi yang namanya oposisi, kita semua bersatu untuk kemajuan bersama Pemkab,” imbuhnya.