Usai Berkencan, Waria Pasar Bunder Sragen Bawa Lari Motor Pelanggan

Amat Rivai alias Dwi Ratnasari, 19, (memakai masker) waria asal Dusun Mengger, Kecamatan Karanganyar, Ngawi, diperiksa polisi di Mapolres Sragen, Kamis (4/4/2019). (Solopos - Moh. Khodiq Duhri)
04 April 2019 20:35 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Amat Rivai alias Dwi Ratnasari, 19, seorang waria asal Dusun Mengger, Kecamatan Karanganyar, Ngawi, nekat membawa kabur sepeda motor milik SG, 65, warga Kecamatan Sambungmacan, Sragen, yang tak lain teman kencannya.

Kisah itu bermula ketika SG berkencan dengan Amat yang biasa mangkal di dekat terowongan underpass rel kereta api (KA) tak jauh dari Pasar Bunder, 7 Maret lalu. Sepekan kemudian, tepatnya pada 14 Maret, keduanya kemudian bertemu kembali di rumah SG.

Setelah berkencan semalaman, keesokan harinya, Jumat (15/3/2019), Amat mengungkapkan keinginan meminjam sepeda motor Honda Supra warna merah milik SG. SG sempat menahan agar sepeda motor itu tidak dibawa.

Namun, Amat berdalih hanya meminjam sepeda motor itu sebentar untuk membeli bedak di Pasar Gondang. Untuk meyakinkan SG, Amat meninggalkan tas miliknya sebagai jaminan dia akan kembali.

Namun, setelah ditunggu hingga berhari-hari, sepeda motor itu tak kunjung kembali. SG kemudian mendatangi rumah Amat di Ngawi. Dia menemukan sepeda motor itu di rumah Amat.

Sepeda motor itu ternyata digunakan Amat untuk aktivitas sehari-hari sebagai waria. SG pun akhirnya melaporkan kasus itu kepada Polsek Sambungmacan. Tak lama berselang, jajaran Polsek Sambungmacan di bawah pimpinan AKP Joko Widodo menangkap Amat berikut barang bukti berupa sepeda motor Honda Supra warna merah.

“Tersangka kami jerat Pasal 378 [tentang penipuan] dan Pasal 372 [tentang Penggelapan] dengan ancaman maksimal empat tahun penjara,” jelas AKP Joko Widodo dalam gelar perkara di Mapolres Sragen, Kamis (4/4/2019).

Sementara itu, Amat mengaku biasa mangkal di kawasan terowongan KA di dekat Pasar Bunder. Motor yang ia bawa kabur itu tidak dijual melainkan untuk menunjang mobilitasnya sebagai waria.

“Ia benar dia [SG] adalah pelanggan saya. Sebelumnya kami sempat berkencan,” ujarnya.