Mobil Polisi Tersambar Kontainer Saat Amankan Truk Terguling di Boyolali

Salah satu truk yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Solo-Semarang, Dukuh Keboan, Desa Sidomulyo, Ampel, Boyolali, Kamis (4/4/2019). (Istimewa - Tata)
04 April 2019 16:35 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Mobil pikap milik Satlantas Polres Boyolali tersambar truk kontainer saat mengamankan truk terguling di jalan Solo-Semarang, Dukuh Keboan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali, Kamis (4/4/2019).

Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Informasi yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat hujan deras. Saat itu, truk boks berpelat B 9626 WCB yang dikemudikan Wahyu Wahono, 50, warga Batang, melaju dari arah Semarang menuju Solo.

Sesampainya di lokasi kejadian, truk bermuatan cat itu tiba-tiba tergelincir dan hilang kendali menabrak pagar pembatas bahu jalan hingga kemudian terguling. Beruntung Wahyu selamat dalam peristiwa tersebut.

Beberapa saat kemudian, aparat Satlantas Polres Boyolali yang sudah mendapat laporan datang ke lokasi menumpang kendaraan dinas pikap 166-50-IX. Mobil pikap tersebut diparkir di bahu jalan dekat truk boks yang terguling, sementara petugas menangani kecelakaan serta mengatur lalu lintas.

Pada saat itu, truk kontainer H 1820 BH yang melaju dari arah Semarang-Solo mendahului kendaraan tak dikenal dari lajur kiri. Sesampai di lokasi, truk yang dikemudikan Hirma Luqman Hakim, warga Semarang, ini berturut turut menabrak traffic cone yang terpasang di lokasi, truk boks yang masih terguling, serta menyambar mobil pikap polisi di dekatnya.

Meski sudah menabrak dua kendaraan, truk kontainer itu belum terhenti. Kendaraan berat ini masih memiliki sisa daya dorong hingga kemudian menabrak truk berpelat AD 1587 TC yang melaju dari arah berlawanan.

Setelah menabrak truk yang dikemudikan Nanang Margono, 36, warga Teras, Boyolali, ini truk kontainer baru terhenti. Beruntung, tidak ada koban jiwa dalam kecelakaan itu namun beberapa awak kendaraan yang terlibat mengalami luka.

Di sisi lain, kecelakaan tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat selama beberapa jam. Sekitar dua pekan sebelumnya atau Sabtu (23/3/2019) di lokasi yang sama juga terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan truk dan bus Agra Mas. Dua awak bus meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Febriyani Aer mengimbau agar para pengemudi selalu waspada di jalan, terlebih saat ini musim penghujan karena jalanan licin dan rawan kecelakaan.

“Kami mengimbau agar pengemudi tertib berlalu lintas. Selalu cek kesehatan dan kelayakan kendaraan masing-masing sebelum digunakan. Selalu hati-hati dan waspada karena lakalantas selalu berawal dari pelanggaran. Apalagi kondisi cuaca hujan jalan licin,” ujarnya kepada Solopos.com mewakili Kapolres AKBP Kusumo Wahyu Bintoro.

Disinggung mengenai mobil dinas yang turut tertabrak dalam kecelakaan itu, Febriyani mengatakan akan diperbaiki. “Akan kami perbaiki dulu,” ujarnya.