Netizen Geram Aksi Pemalakan di Viaduk Gilingan Solo Saat Banjir

Viaduk Gilingan Solo tergenang air, Kamis (4/4 - 2019). (Solopos/Nicolous Irawan)
05 April 2019 07:00 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Banjir menggenangi kawasan bawah viaduk di Gilingan, Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (4/4/2019) pagi. Di tengah musibah itu, ada beberapa orang yang memanfaatkannya untuk memalak pengguna jalan yang terjebak banjir.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, ada sekitar empat sampai lima orang yang memalak pengguna jalan di kawasan tersebut. Mereka berpura-pura membantu mendorong mobil yang mogok di tengah banjir dan meminta uang mulai Rp200.000 hingga Rp500.000.

Padahal, mogoknya mobil itu disebabkan ulah para pemalak itu sendiri. Dengan menyumbat knalpot mobil dengan kaki atau air, mobil mogok kemudian didorong dan akhirnya si pengemudi dipalak sejumlah uang dengan dalih sebagai imbalan.

Pemalakan di tengah banjir yang menggenang di viaduk Gilingan, Solo itu memicu emosi warganet. Mereka yang mengetahui kabar tersebut dari berita yang di-posting di halaman Facebook Solopos.com ramai mengungkapkan kemarahan.

"Mohon buat para pelaku pemalakan silakan saja anda lanjutkan, ketemu aku tak pepes sikilmu," tulis pengguna akun Facebook Tutut Cahyo.

"Kurang ajar bener kuwi preman2 sikat wae, ngelek2 i Solo," imbuh pengguna akun Facebook.

Bukan hanya itu, beberapa pengguna Facebook juga mengungkapkan pengalaman serupa. Mereka mengaku juga pernah dipalak oleh orang yang menolong saat terjebak banjir. "Kudu dibasmi. Ono motor macet pura2 nulung. Jebule jaluk duit karo ngancem [Harus dibasmi. Ada sepeda motor mogok pura-pura menolong Ternyata minta uang sambil mengancam]," tulis pengguna akun Facebook Pendi Purwoko.

"Ngangkat motor melewati rel kereta 50rb oe. Itupun hasil nego [Bantu mengangkat sepeda motor di rel kereta api saja Rp50.000. Itu pun hasil nego]," ungkap pengguna akun Facebook Dalton Alfatih.

Di sisi lain, warganet berharap Pemkot Solo segera menemukan solusi untuk bajnir di viaduk Gilingan, Solo. Mereka mengaku sudah jengah melihat kawasan bawah viaduk Gilingan yang selalu tergenang banjir saat hujan deras.