Solopos Hari Ini: Sistem Zonasi Bikin SMA Favorit Senang, Pinggiran Menjerit

Harian Umum Solopos edisi Jumat (5/4 - 2019).
05 April 2019 11:10 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — SMA swasta favorit merespons positif kebijakan zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA yang memprioritaskan jarak rumah dan sekolah. Sikap berbeda disampaikan SMA swasta di wilayah pinggiran.

SMA swasta di wilayah pinggiran merasa kebijakan itu akan membuat mereka semakin kesulitan mendapatkan siswa baru. SMA Batik 2 Solo merespons baik peraturan zonasi dalam PPDB SMA yang lebih memprioritaskan jarak rumah dan sekolah.

Kabar terbaru mengenai zonasi sekolah di Solo itu menjadi headline di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (5/4/2019). Kabar tersebut bisa disimak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga menyajikan kabar mengenai banjir di Kota Solo. Kali Pepe yang meluap membanjiri permukiman warga.

Aliran Deras, Kali Pepe Meluap

Hujan deras yang mengguyur Boyolali dan Kota Solo berimbas naiknya debit air di sejumlah sungai di Kota Solo, utamanya yang berhulu di Kali Pepe, Kamis (4/4/2019). Di Gedongan, Colomadu, Karanganyar, air meluap hingga saluran irigasi dan perumahan warga.

Di Kismoyoso, Ngemplak, Boyolali, air meluap ke jalan perkampungan dan sekolahan. Air juga meluap di Kampung Sruni RW 020 Kadipiro, Banjarsari, Solo. Warga RT 002/RW 001 Sambirejo, Banjarsari, Bowo, mengatakan air di Kali Pepe melimpah sejak pagi hari.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai pemalakan di tengah banjir di Solo. Ada pula kabar tentang rencana bupati Karangnyar yang akan menyurati presiden terkait rencana penutupan operlintasan kereta api di bawah jalan layang Palur.

Terjebak Malah Dipalak

Di tengah musibah banjir dan genangan air di beberapa wilayah di Kota Solo, Kamis (4/4/2019), ada saja sekelompok orang yang mencoba mengeruk keuntungan pribadi. Seperti yang dilakukan beberapa orang saat terjadi genangan air di viaduk Gilingan, Banjarsari, Kamis pagi.

Mereka berpura-pura membantu mendorong mobil yang terjebak genangan di viaduk, lalu meminta imbalan uang hingga ratusan ribu rupiah. Hal itu disampaikan Kasi Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Solo, Sumarno, 55, saat ditemui Espos di sela-sela penyedotan genangan air di Viaduk Gilingan.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Bupati akan Surati Presiden

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, akan menyurati Presiden terkait rencana penutupan perlintasan kereta api di bawah jalan layang atau flyover Palur. Dia menyampaikan hal itu saat berbincang dengan wartawan di salah satu tempat makan di Bejen, Karanganyar, Kamis (4/4/2019).

Kementerian Perhubungan adalah pihak yang berwenang menutup perlintasan kereta api. "Sudah dikonsep surat kepada Presiden tembusan ke Kementerian Perhubungan. Dan surat kepada Gubernur karena itu jalan milik Provinsi Jawa Tengah. Intinya kami meminta [perlintasan kereta api di bawah flyover] tetap bisa difungsikan untuk jalur lalu lintas," kata Bupati.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.