3 Mayat Ditemukan di Sragen, Salah Satunya Perempuan Tanpa Identitas

Sejumlah petugas mengevakuasi mayat perempuan tanpa identitas pakai ambulans di depan Puskesmas Miri, Sragen, Jumat (5/4/2019). (Istimewa - Subbag Humas Polres Sragen)
05 April 2019 16:35 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Tiga mayat ditemukan dalam sehari di lokasi berbeda di Kabupaten Sragen, Jumat (5/4/2019). Salah satu mayat tersebut adalah perempuan berusia 60 tahun yang tak diketahui identitasnya. 

Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan kepada wartawan, Jumat siang, mengungkapkan mayat perempuan tanpa identitas itu ditemukan di perairan Waduk Kedung Ombo (WKO) Dukuh Sokorejo RT 012, Desa Soko, Miri, Sragen. 

Dia menjelaskan mayat perempuan di WKO tersebut belum diketahui identitasnya. Mayat tersebut mengenakan kaus warna merah dan biru serta bercelana panjang warna abu-abu.

“Peristiwa itu bermula saat Samin Ngagel, 45, dan Riyanto, 40, warga setempat, menjaring ikan di WKO pada pukul 05.00 WIB. Saat itu, mereka melihat sosok orang yang mengapung. Setelah didekati ternyata benar ada mayat perempuan yang mengapung. Mereka melapor ke Kasi Pemerintahan Desa Soko dan dilanjutkan ke Polsek Miri,” ujarnya.

Agus menjelaskan dari hasil pemeriksaan terhadap jasad itu tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dia mengatakan polisi masih menyelidiki identitas perempuan itu. 

Pada hari yang sama, Agus menyampaikan mayat juga ditemukan di Dukuh Bulakrejo RT 001/RW 014, Desa Tangkil, Sragen Kota, pada pukul 06.30 WIB. Mantan Kapolsek Masaran itu menyampaikan mayat itu teridentifikasi bernama Paiman, 85, warga setempat. 

Dari lokasi kejadian ditemukan barang bukti berupa senter, seutas tali plastik warna kuning, dan uang tunai Rp406.000. Paiman diduga gantung diri.

“Peristiwa itu bermula saat Kasiyo, 67, melihat uang tercecer di jalan depan rumah korban. Kasiyo mengecek ke dalam rumah dan melihat korban dalam kondisi tergantung di belakang rumah. Kasiyo segera memberi tahu Suryanto, 41, tetangga RT sebelah, dan kemudian dilaporkan ke Polsek Sragen Kota. Dari hasil pemeriksaan polisi dan tim medis, korban diduga bunuh diri,” kata Agus.

Agus melanjutkan temuan mayat selanjutnya terjadi di rumah Asmini Asih di Dukuh Nglebak RT 013, Desa Sidoharjo, Sragen. Mayat itu adalah Siti Nur Chasanah, 37, warga Sidomulyo RT 016, Sidoharjo.

“Awalnya korban bermain ke rumah Asmini pada Kamis [4/4/2019] pukul 16.45 WIB dan menginap semalam. Pada keesokan harinya, Asmini hendak membangunkan korban namun kaget karena melihat korban telentang dan ada perciakan darah pada tubuh bagian bawah. Atas kejadian itu, Asmini malapor ke Polsek Sidoharjo. Hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Sidoharjo mengidentifikasi korban sebagai pasien dengan penyakit kanker serviks. Jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.