Peserta Ikut Pemilu Run di Solo Bukan karena Hadiah

Peserta meninggalkan garis start pada lomba lari Pemilu Run 2019 di halaman parkir Stadion Manahan, Solo, Minggu (7/4 - 2019). Lomba lari yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo tersebut diikuti sekitar 500 peserta.(Solopos/Nicolous Irawan)
08 April 2019 02:00 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO - Pelataran Stadion Manahan Solo, Minggu (7/3/2019) ramai oleh muda-mudi yang mengenakan kaus putih. Mereka adalah peserta lomba lari lima kilometer bertajuk Pemilu Run 2019 Kota Solo gelaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota setempat.

Lomba lari yang juga digelar serentak di kabupaten/kota lain di Tanah Air itu diikuti 500 an penggemar olah raga lari Kota Bengawan. Sekitar 60 persen peserta lomba pagi itu adalah kelompok umur 17 tahun hingga 25 tahun.

Kendati disiapkan hadiah uang Rp250.000 hingga Rp1 juta bagi juara I hingga IV, kebanyakan peserta bukan lah pemburu hadiah. Mereka adalah penggemar olahraga lari yang ingin memanfaatkan hari libur untuk menyalurkan hobi.

Seperti yang dilakukan Abi Catur Saputri, 19, warga Kadipiro, Banjarsari. Mahasiswi Semester IV Jurusan Fisika UNS itu bersama enam temannya tak peduli saat gagal menjadi juara. Mereka asyik menikmati momentum kebersamaan.

“Kami tidak memburu hadiah dengan menjadi juara lomba kok. Kami hanya penggemar olah raga lari, dan sebatas ingin fun run saja. Kami biasanya olahraga lari bersama di kampus saat waktu senggang,” ujar dia kepada Solopos.com.

Perempuan berkerudung itu mengaku senang bisa meramaikan lomba lari Pemilu Run 2019 Kota Solo. Selain untuk kesenangan, menurut dia olah raga lari pada pagi hari menyehatkan. “Senang juga dapat medali kenang-kenangan,” aku dia.

Lomba lari Pemilu Run 2019 menurut Abi sekaligus menjadi ajang untuk mengukur daya tahan dan kecepatan lari dia dan teman-temannya. Alhasil, rute sepanjang lima kilometer berhasil mereka taklukkan dalam waktu 30 menit.

“Kegiatan ini kan sekaligus sebagai sosialisasi agenda Pemilu 2019 yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang. Saya dan teman-teman sudah tahu agenda itu, dan kami berencana ikut berpartisipasi aktif,” janji Abi.

Komisioner KPU Solo, Bambang Christanto, saat diwawancara Solopos.com mengaku puas dengan antusiasme warga Solo mengikuti Pemilu Run 2019. Mereka tak hanya aktif mendaftar melalui online, tapi aktif saat daftar ulang. Para peserta juga konsisten dengan datang ke Stadion Manahan tepat waktu sehingga waktu start bisa ontime. “Ternyata banyak penggemar olah raga lari di Solo. Mereka ada yang tergabung ke komunitas dan sendiri,” tutur dia.

Laki-laki yang ikut berlari bersama peserta lomba itu berharap lomba lari yang dipadukan dengan sosialisasi Pemilu 2019 dapat mengena di hati masyarakat. Output akhirnya peserta lomba dan masyarakat mencoblos saat Pemilu. “Rata-rata waktu tempuh rute lari pagi ini 30 menit. Tadi Pak Dandim Solo [Letkol Inf. Ali Akhwan] juga ikut lari dari start hingga finish. Catatan waktunya sekitar 20 menit. Start dan finish di pelataran selatan Stadion Manahan,” urai dia.