18.421 Siswa SMP/MTs di Solo Siap Ikuti UNBK 22 April 2019

Ilustrasi UNBK SMP. (Dok)
08 April 2019 12:00 WIB Tamara Geraldine Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 18.421 siswa SMP/MTs di Solo siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 22 April 2019.

Dinas Pendidikan (Disdik) Solo memastikan tidak ada perubahan terkait jumlah peserta Ujian Nasional (UN) 2019 jenjang SMP dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT). Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Solo, Bambang Wahyono.

Berdasarkan verifikasi, tidak ada penambahan jumlah peserta UN SMP. “Jumlahnya fixed, yang tertera di DNT yaitu 18.421 siswa,” ujar Bambang kepada Solopos.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (7/4).

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dapat mencegah kecurangan karena soal yang diujikan berbeda untuk setiap peserta. ”Peserta UN tidak mungkin mencontek sebab waktunya bergantian dan soalnya berbeda-beda,” ujar dia.

Sekolah nantinya wajib menyiapkan genset untuk mengantisipasi kendala teknis. Menurut pengalaman UNBK tahun lalu, ada beberapa sekolah yang server-nya bermasalah. “Semoga tahun ini tidak ada kendala dalam pelaksanaan UNBK. Saya optimistis pelaksanaan UN, khususnya UNBK, tidak menemukan kendala berarti. Sebagai persiapan, setiap sekolah yang menggelar [UNBK] sudah melakukan simulasi, baik teknisi, proctor, maupun pengawas. [Semua] yang menangani UNBK cukup terlatih,” ujarnya.

Berdasarkan data Disdik Solo, peserta UN SMP di Solo dalam DNT sebanyak 18.421 siswa dengan perincian 6.896 siswa dari SMP negeri dan 11.525 siswa dari SMP swasta. Di Solo terdapat 27 SMPN, 51 SMP swasta, 2 MTs Negeri, dan 6 MTs swasta. Semua sekolah mengikuti UN yang dijadwalkan pada 22-25 April mendatang.

Kepala SMPN 7 Solo Siti Latifah mengaku memiliki 130 komputer yang siap digunakan untuk UNBK mandiri. Hal itu disesuaikan dengan jumlah peserta ujian. “Nanti sistemnya bergantian. Kalau semua masuk tidak muat. Jadi proses ujian akan digelar secara bergelombang atau bertahap,” terangnya.

Dalam rangka mengantisipasi komputer yang rusak saat ujian berlangsung, SMPN 7 Solo sudah menyiapkan dua komputer cadangan. Komputer cadangan tersebut dilengkapi dengan software untuk menjalankan UNBK.

“Kami dan siswa siap mengikuti ujian tersebut. Semua siswa sudah familiar dengan komputer sehingga tidak akan mengalami kesulitan ketika harus mengerjakan ujian,” ujarnya