Kebakaran Toko Mainan Nonongan Solo, Polisi Menduga Karena Korsleting

Kebakaran toko di kawasan Nonongan, Solo, Minggu (7/4/2019). (Solopos - Nicolous Irawan)
08 April 2019 13:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kebakaran di dua toko mainan di kawasan Jl. Yos Sudarso, Nonongan, Pasar Kliwon, Solo, telah berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB, Minggu (7/4/2019). Api yang berkobar selama kurang lebih dua jam menghanguskan dua toko mainan tiga lantai itu.

Polisi langsung memasang garis polisi di sekitar gedung yang terbakar dan segera melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan toko mainan itu.

Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Ariakta, saat ditemui Solopos.com di sela-sela kegiatan Apel Pengaman Rapat Umum Terbuka, Senin (8/4/2019), mengatakan ada dua toko yang terbakar yakni Mega Grosir dan Hokky Toys. Kebakaran kali pertama diketahui sekitar pukul 20.30 WIB.

Sebelumnya penjaga toko pergi meninggalkan toko dalam kondisi aman. "Ketika kembali penjaga toko melihat kobaran api di tangga lantai II menuju lantai III. Diduga penyebab kebakaran karena korsleting di Toko Mega Grosir," ujar AKP Ariakta.

Ia menambahkan warga sekitar dan penjaga toko segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Pasar Kliwon. Pada pukul 21.00 WIB, armada pemadam kebakaran berdatangan ke lokasi untuk memadamkan api.

Pemadam kebakaran yang datang tidak hanya dari Kota Solo, tapi juga dari Karanganyar dan Sukoharjo yang ikut membantu. Pada pukul 23.00 WIB api sudah dapat dipadamkan. Satreskrim Polresta Solo dan Polsek Pasar Kliwon memasang garis polisi untuk keperluan olah TKP.

Namun karena kondisi gelap olah TKP ditunda. Olah TKP baru bisa dilakukan Senin. AKP Ariakta menambahkan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Isu yang beredar menyebut ada korban luka dan meninggal itu tidak benar.

"Saat kebakaran tidak ada orang di dalam satu pun. Pemilik toko berada di Jakarta. Dua toko itu satu pemilik tapi dikontrak orang yang berbeda," ujarnya.

Menurutnya, hanya dua toko itu yang terbakar. Api tidak merembet ke toko lainnya. Toko yang berisi mainan anak-anak dan mayoritas berbahan plastik menyebabkan api cepat menyebar. Kepastian kerugian material saat ini belum dapat dihitung.

Ia menambahkan tepat di lantai atas pertokoan terdapat tower komunikasi yang pernah terbakar satu tahun lalu. Menurutnya, ada dugaan korsleting namun bisa juga ada kaitan dengan tower itu. Polisi masih menyelidikinya.