Di Klaten, Anak Muda Hanya 2 Menit, Orang Tua Bisa 5 Menit

Sosialisasi Pilgub Jateng 2018 dengan simulasi pencoblosan di bawah air Umbul Ponggok, Klaten. (Istimewa/Dok. KPU Klaten)
08 April 2019 18:40 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN – Setiap pemilih diperkirakan membutuhkan waktu mencoblos dua menit hingga tujuh menit di bilik suara. Pemilih muda rata-rata menghabiskan waktu dua menit, sedangkan orang tua membutuhkan waktu empat hingga lima menit.

Perkiraan waktu itu mengacu dari hasil simulasi pemungutan dan penghitungan suara di kawasan Sekarsuli, Klaten Utara, Klaten, akhir Maret lalu. Hasil dari simulasi itu diketahui, setiap pemilih membutuhkan waktu mencoblos dua menit hingga tujuh menit.

“Surat suara yang dicolos kan ada lima. Untuk Pilpres, DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Makanya butuh waktu beberapa menit. Pemilih muda biasanya membutuhkan waktu dua menit, orang tua membutuhkan waktu empat hingga lima menit. Sedangkan penyandang disabilitas butuh lima menit hingga tujuh menit. Terkait pemilih dari tunanetra, nantinya bisa didampingi saat mencoblos,” kata Ketua KPU Klaten, Kartika Sari Handayani, saat ditemui wartawan di Alun-alun Klaten, Minggu (7/4/2019).

Jumlah pemilih di Klaten, disebutkannya mencapai 1.004.526 orang. Jumlah calon anggota legislatif (caleg) DPRD kabupaten mencapai 517 orang. Sejauh ini, KPU sudah menyiapkan berbagai logistik guna mendukung kelancaran Pemilu 2019. Hal itu termasuk persiapan surat suara, kotak suara, bilik suara, tinta, alat pencoblos, dan lainnya.

“Persiapan logistik sudah hampir rampung. Jumlah surat suara yang disiapkan berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap [DPT] ditambah dua persen. Saat ini tinggal merampungkan surat suara DPRD kabupaten. Tahapannya sudah penyortiran. Diharapkan, awal pekan depan sudah rampung. Prinsipnya, KPU Klaten sudah siap menggelar Pemilu 2019,” kata Kartika.

Anggota Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Klaten, Wandyo Supriyatno, mengatakan saat ini tahapan pemilu masuk tahap kampanye terbuka, Minggu (24/3)-Sabtu (13/4). Pada Pemilu 2019, KPU menyiapkan 4.312 tempat pemungutan suara (TPS).

“Sosialisasi agar masyarakat menggunakan hak suaranya terus kami lakukan. Sosialiasi menyasar ke seluruh elemen masyarakat. Target yang dipatok 77,5 persen, melebihi angka di Pemilu 2014 yang mencapai 72 persen. Kami optimistis dapat memenuhi target itu,” katanya.