Bupati W0nogiri Lelang 13 Jabatan Eselon II

Bupati Wonogiri Joko Sutopo. (Solopos - Dok)
08 April 2019 05:00 WIB Cahyadi Kurniawan Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI—Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, melelang 13 jabatan setingkat eselon II. Pendaftaran seleksi lelang jabatan itu dibuka 6 April – 17 April 2019.

Ke-13 jabatan yang dilelang itu di antaranya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daeran dan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda dan Litbang), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil, dan Menengah dan Perindustrian Perdagangan (Dinkop UKM dan Perindag).

Selain itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Dinas Sosial (Dinsos).

Posisi lain yang juga dilelang antara lain Inspektur Wonogiri, Direktur RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, Asisten Administrasi Umum Setda, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Wonogiri. “Pemerintah Kabupaten Wonogiri membuka lowongan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sebanyak 13 formasi.  Untuk mengisi jabatan yang kosong tersebut Bupati Wonogiri Joko Sutopo telah membentuk Panitia Seleksi (Pansel) Promosi secara terbuka dengan SK Nomor 93 Tahun 2019 tanggal 2 April 2019,” kata Ketua Pansel Terbuka JPT Pratama Kabupaten Wonogiri, Anwar Hamdani, saat dihubungi solopos.com, Kamis (4/4/2019).

Anwar menjelaskan penyusunan pansel mengacu pada UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sesuai Pedoman Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi yang dikeluarkan oleh Komisi ASN. Pansel terdiri atas birokrat, akademisi, praktisi dan tokoh masyarakat, serta mempertimbangkan gender. “Lelang jabatan yang diperebutkan sebanyak 13 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dan termasuk paling banyak di Indonesia,” ujar dia.

Anwar memaparkan lelang jabatan digelar karena banyak pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun dalam waktu yang bersamaan pada 2019. Pansel menjadwalkan pada akhir Mei 2019 seleksi selesai. Ia memastikan proses lelanng akan berjalan sesuai azas transparan, objektif, profesional, dan akuntabel. Ia berharap pegawai yang memenuhi syarat agar mengikuti lelang terbuka sehingga akan memperoleh pemimpin yang terbaik dari yang baik.