Tim Prabowo Minta Kubu Jokowi Langsung Bongkar Panggung Begitu Kampanye Kelar

Ilustrasi kampanye (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
09 April 2019 07:00 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pelaksanaan kampanye terbuka capres nomor urut 01 dan capres nomor urut 02 yang hanya beda sehari yaitu Selasa (9/4/2019) dan Rabu (10/4/2019) memunculkan potensi kerawanan terjadinya gesekan antarpendukung kedua calon.

Panitia pelaksana kampanye super akbar capres nomor urut 02 (Prabowo Subianto) meminta agar panitia kampanye capres nomor urut 01 (Joko Widodo) segera membongkar dan membereskan segala peralatan kampanye mereka begitu kampanye selesai pukul 17.00 WIB.

Panitia kampanye super akbar capres 02 selanjutnya akan langsung memasang peralatan dan atribut kampanye pada Selasa malam. Penjelasan itu disampaikan Jubir BPN Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono, saat jumpa wartawan di Sekretariat Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Senin (8/4/2019) sore.

"Kami ingatkan kepada TNI/Polri kami akan loading secepatnya karena EO kami butuh waktu untuk set panggung dan sebagainya. Kami sudah berusaha hubungi EO dari 01 tapi belum dapat jawaban," ujar dia.

Mengingat mepetnya waktu, Ferry meminta agar setidaknya pukul 18.00 WIB EO Kampanye Super Akbar Capres 02 sudah bisa memulai proses loading perangkat pendukung kampanye. "Kami imbau bagi yang menggunakan tempat pada 9 April agar pukul 18.00 WIB sudah harus selesai. Yah kami akan toleransi waktu satu jam lah. Kami harapkan kita semua bisa sama-sama menjaga situasinya," imbuh dia.

Ferry mengatakan para pendukung capres-cawapres nomor urut 02 dari luar kota akan mulai berdatangan di Solo sejak Selasa malam. Mereka akan diarahkan ke masjid-masjid, hotel, dan tempat penginapan di Solo sebagai tempat singgah sementara.

Dia berharap tidak terjadi gesekan antarpendukung capres-cawapres. Polisi diharapkan bisa menjamin pelaksanaan kampanye super akbar di Solo hingga kegiatan tersebut selesai.

Ferry menuturkan semula mengajukan izin kampanye untuk Kamis (11/4/2019) ke Dispora Solo selaku pengelola Stadion R. Maladi Sriwedari. Tapi Dispora meminta agar waktu kampanye diajukan lantaran kubu 01 akan menggelar kampanye terbuka juga di Stadion Sriwedari pada Jumat (12/4/2019).

Atas saran itu akhirnya kubu 02 memajukan agenda kampanye pada Rabu (10/4/2019). Namun ternyata Dispora justru memberikan izin kampanye untuk hari Selasa kepada capres 01.

"Tiba-tiba kemarin pagi kami kaget lantaran pihak 01 mengajukan izin ke Dispora untuk kampanye pada 9 April dan diperbolehkan. Saya tidak tahu motif dan alasan diperbolehkannya penggunaan Stadion Sriwedari pada hari yang berdempetan," sambung dia.

Ferry mengaku tidak mempunyai rencana cadangan bila proses loading logistik kampanye pada Selasa malam harus mundur karena terhambat kampanye kubu 01. Untuk itu dia berharap agar panitia dan EO kampanye capres 01 tidak molor dari jadwal yang ditentukan.

Penuturan senada disampaikan Ketua DSKS, Muinudinillah Basri. Menurut dia, selama ini tim capres nomor urut 02 dalam melakukan kegiatan selalu rapi dan bersih.

Untuk itu dia meminta agar panitia kampanye capres nomor urut 01 tanggap dengan langsung membersihkan sampah dan membereskan peralatan kampanye yang digunakan begitu kegiatan sudah selesai pukul 17.00 WIB. Dengan begitu keesokan harinya capres nomor urut 02 bisa berkampanye di tempat yang sama.