Kirab Kampanye Jokowi Belum Mulai, Jl. Slamet Riyadi Solo Sudah Jadi Lautan Manusia

Pendukung capres 01 Jokowi memadati Jl. Slamet Riyadi menuju Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (9/4/2019). (Solopos - Nicolous Irawan)
09 April 2019 15:10 WIB Redaksi Solopos Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Jalan Slamet Riyadi Solo berubah menjadi lautan manusia menjelang dimulainya kampanye terbuka calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) di Stadion Sriwedari, Selasa (9/4/2019) pukul 15.00 WIB.

Para pendukung Jokowi yang mengenakan pakaian beraneka warna memadati jalan protokol di Solo itu. Mayoritas mereka naik sepeda motor. Ada pula yang berjalan kaki.

Beberapa orang tampak memainkan atraksi barongsai, bahkan ada seorang pria yang membawa seekor ular piton besar yang dikalungkan di leher. Pria yang rambutnya dicat pirang itu bahkan sempat memasukkan mulut ular itu ke dalam mulutnya. Atraksinya menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.

ular

Seorang peserta kampanye capres Jokowi membawa seekor piton, Selasa (9/4/2019). (Solopos/Burhan Aris Nugraha)

Pendukung lainnya mengendarai motor dengan serumpun padi di boncengannya. Mereka berjalan menuju Stadion Sriwedari. Sementara di dalam Stadion Sriwedari juga sudah penuh dengan pendukung Jokowi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Ari Wibowo, saat ditemui Solopos.com di lokasi kegiatan mengatakan kantong parkir yang disediakan masih cukup. Awalnya Dishub mengantisipasi kantong parkir untuk bus namun hingga pukul 15.00 WIB sepeda motor lebih mendominasi.

City walk sepanjang Jl. Slamet Riyadi digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan roda dua. Hingga berita ini diunggah manajemen rekayasa lalu lintas yang disusun Dishub dan Satlantas berjalan sesuai rencana.

rudy wali kota

Ketua DPC PDIP Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, ikut mengatur massa kampanye yang memasuki Stadion Sriwedari, Solo, Seasal (9/4/2019). (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Dari Simpang Gendengan dilakukan sistem buka tutup menyesuaikan massa peserta kampanye yang masuk. "Sebisa mungkin tidak ada jalan yang ditutup termasuk Jl. Slamet Riyadi kecuali Jl. Bhayangkara dan Jl. Kebangkitan Nasional harus steril dari massa," ujarnya.

Ketua DPC PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo, mengaku mengerahkan 45.000 peserta kampanye. Ia justru tidak tahu kalau dari luar Soloraya banyak yang menuju Kota Solo. Bahkan, Wali Kota Solo itu ikut mengatur lalu lintas dan mengarahkan peserta kampanye untuk segera masuk ke dalam stadion.