7 Motor & 1 Truk Peserta Kampanye Jokowi Dicegat Polisi Sragen

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menertibkan massa peserta kampanye capres 01 Jokowi di jalan Solo-Sragen, Selasa (9/4/2019). (Istimewa - Subbag Humas Polres Sragen)
09 April 2019 21:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Tujuh sepeda motor dan satu truk rombongan peserta kampanye calon presiden (capres) 01 Joko Widodo (Jokowi) yang hendak menuju Solo, Selasa (9/4/2019), dicegat polisi Sragen lantaran melanggar aturan lalu lintas.

Ratusan personel Polres Sragen dipimpin Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melakukan operasi penyekatan massa peserta kampanye pendukung calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) di rest area Krikilan, Masaran, Sragen dan di jalan Solo-Purwodadi Kalijambe, Sragen, Selasa.

Ada tujuh motor dan satu unit truk yang diamankan polisi lantaran melanggar aturan lalu lintas. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan memimpin operasi tersebut di Jl. Solo-Sragen, tepatnya di rest area Krikilan, Masaran, Sragen.

Yimmy menerangkan operasi penyekatan dilakukan dengan melibatkan 467 personel polisi, termasuk personel Brimob Polda Jateng yang diterjunkan di wilayah Gemolong dan Gondang.

“Dalam operasi tersebut, kami mengamankan tujuh motor yang berkonvoi dengan knalpot dibuka dan satu unit truk karena digunakan untuk mengangkut orang. Semua kendaraan tersebut diamankan di rest area Masaran. Sementara operasi di Kalijambe aman, tidak ada yang diamankan,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Selasa sore.

Operasi penyekatan massa kampanye dilakukan sejak siang hingga malam. Kapolres menjelaskan massa yang pulang dari kampanye juga dirazia untuk antisipasi pengamanan.

Dalam operasi tak hanya memeriksa surat-surat tetapi juga memeriksa barang bawaan. “Operasi penyekatan juga dilakukan pada Rabu [10/4/2019] besok mulai pagi hari. Massa peserta kampanye capres 02 [Prabowo Subianto] di Solo juga dirazia untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.