Embung Giriroto Boyolali Digelontor 85.000 Bibit Ikan Air Tawar

Foto udara Embung Giriroto di Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Selasa (12/3). Embung yang telah selesai pembangunannya dan masih tahap perawatan tersebut menjadi tujuan wisata baru di Ngemplak, Boyolali. (Solopos - Burhan Aris Nugraha)
09 April 2019 10:00 WIB Nadia Lutfiana Mawarni Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI—Sebanyak 85.000 bibit ikan air tawar disebar di Embung Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Sejak awal tahun 2019 lalu penyebaran bibit sudah dilakukan dalam tiga tahap.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, penyebaran bibit kali pertama dilakukan pemilik toko modern Noer Arif di Ngemplak, awal tahun ini.

Disusul Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali pada Maret lalu, dan terakhir oleh jajaran pimpinan Bank Boyolali, Kamis (4/4/2019) lalu. Jenis ikan yang disebar di antaranya meliputi ikan mas, patin, tawes, dan bawal.

Kepala Desa Giriroto, Purwanto, menyambut baik penyebaran ikan di embung desa tersebut. Menurutnya, bibit ikan nantinya dapat memberikan alternatif wisata bagi pengunjung di embung. “Nanti kami rencanakan ada wisata memancing juga di malam hari,” tutur Purwanto kepada Solopos.com, Senin (8/4/2019).

Pihak desa juga berencana membuat satu bidang usaha khusus melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) yang bergerak di bidang perikanan dan perdagangan.

Daya Tarik

Konsep usaha pemancingan bakal dipikirkan lebih lanjut oleh pihak desa setelah ikan dianggap cukup besar. “Selain itu ikan juga bisa menjadi daya tarik embung di siang atau sore hari, sepaket dengan becak air yang sudah tersedia sebelumnya,” imbuh Purwanto.

Camat Ngemplak, Erma Sri Windarti, menyebutkan keberadaan embung di kampung halaman leluhur Presiden Joko Widodo itu diharapkan mampu mendongkrak ekonomi warga lokal.

“Apalagi, embung tersebut sempat diviralkan sendiri di akun instagram Jokowi beberapa waktu lalu,” imbuh Erma.