Wayang Bimasena Raksasa Hiasi JPO Jebres Solo

Ornamen tokoh wayang Bimasena terlihat sudah terpasang pada proyek pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jl. Kolonel Sutarto, Jebres, Solo. (Solopos/Nicolous Irawan)
10 April 2019 09:00 WIB Chelin Indra Sushmita Solo Share :

Solopos.com, SOLO – Wayang raksasa menghiasi jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jebres, Solo, Jawa Tengah. Ornamen wayang itu terlihat sangat gagah menghiasi tiang penyangga JPO di selatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi Solo.

Adapun karakter wayang yang dipajang adalah Bimasena. Penambahan ornamen wayang di JPO kawasan Jl. Koloner Sutarto, Jebres, dilakukan untuk menambah kesan Solo sebagai kota yang sarat budaya. Penampakan kemegahan JPO Jebres tersebut menuai respons positif dari warganet.

Foto karya jurnalis Solopos, Nicolous Irawan, yang menunjukkan kemegahan JPO Jebres viral di media sosial. Sejumlah pengelola akun Instagram yang memuat informasi seputar Kota Solo membagikan foto JPO di kawasa Jebres karya Nicolous Irawan.

Wuiiii, calon JPO buat nyebrang sambil foto-foto. Sudah lewat sini gaes?” tulis @jelajahsolo yang membagikan ulang unggahan @eventsolo, Selasa (9/4/2019), yang diramaikan komentar netizen.

Setelah sekian lama, akhirnya jadi juga. Alhamdulillah,” komentar @praptiningutami.

Kalau malam pas lampunya hidup bagua banget. Siap-siap pemburu foto instagramable,” terang @shantyshine.

Semoga enggak ada yang selfie sambil bergelantungan di jembatan. Apa lagi pasang hammok di bawah jembatan,” imbuh @anjarphandoto.ig.

Semoga tidak ada yang corat-coret pakai pylox di bangunan milik publik,” lanjut @andri_utama_smg.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, JPO di depan RSUD dr. Moewardi itu sedang dalam proses penyelesaian sambil menunggu pemasangan lift. JPO yang dikonsep ramah lingkungan (Eco-JPO) itu nantinya dilengkapi 117 untuk menunjang estetika.

Lampu yang dipasang di Eco-JPO Solo meliputi 61 lampu di setiap anak tangga, 40 lampu di kanopi, 11 lampu di bawah JPO utama, dan enam lampur di atas atap JPO utama. Pancar sinar berwarna warm dipilih agar cahaya 117 lampu tidak mengganggu pengendara yang melintas. Guna mengantisipasi tangan jahil tidak bertanggung jawab, lampu yang dipasang akan dilindungi dengan braket. Hal ini untuk meminimalkan kemungkinan lampu dicuri.