Kampanye di Solo, Prabowo Sebut AHY Akan Jadi Menteri

Capres 02, Prabowo Subianto, berorasi di hadapan pendukungnya di Stadion Sriwedari Solo, Rabu (10/4/2019). (Solopos - Nicolous Irawan)
10 April 2019 15:35 WIB Mariyana Ricky P.D./Suharsih Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyebut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menjadi menteri.

Hal itu dikatakan Prabowo saat berorasi di hadapan massa pendukungnya saat kampanye akbar di Stadion Sriwedari, Solo, Rabu (10/4/2019). Orasi itu juga ditayangkan di layar besar yang dipasang di luar stadion bagi peserta kampanye yang tak bisa masuk ke dalam stadion.

Pantauan Solopos.com, Prabowo tiba di Stadion Sriwedari sekitar pukul 13.30 WIB didampingi sejumlah tokoh politik nasional, termasuk AHY. Prabowo datang naik mobil dengan jendela yang terbuka di bagian atapnya. Prabowo yang berdiri dengan setengah badan tampak di atap mobil menyalami para pendukungnya yang menunggu di jalan.

Begitu tiba di stadion, Prabowo langsung naik panggung dan berorasi. Selain soal AHY yang akan menjadi menteri jika dia terpilih, Prabowo menyampaikan sejumlah hal dalam orasinya.

"Kumpul di tempat ini mau berdiri di tempat panas berimpitan saya yakin karena saudara ingin menyatakan sikap, kalian tidak mau lagi dibohongi, rakyat Indonesia sudah paham apa yang terjadi di negara ini, sudah mengerti negara dalam arah yang keliru," kata Prabowo.

Prabowo mengklaim di Solo dan Jawa Tengah rakyat sangat ingin perubahan. Karenanya, dia menegaskan perjuangan koalisi Indonesia adil makmur bekerja sepenuhnya untuk rakyat Indonesia.

"Rakyat Indonesia sudah ingin perubahan, arah harus hentikan dan ganti arah. Ke arah jalan yang lurus dan benar. Sekeliling saya, di kabupaten, provinsi, saya merasakan getaran hati rakyat, tangan-tangan kalian kalau kasih tangan keras banget, apalagi emak-emak Solo ini," seru Prabowo.

Prabowo mengklaim saat ini elektabilitasnya terus meningkat berdasarkan survei lembaga yang benar dan terbukti akurat. . "Kita berada di posisi yang sangat kuat, hitungan lembaga dalam dan luar negeri antara 58-63 persen pada hari ini. Tanggal 17 April hari yang sangat penting, tolong jaga, tolong amankan, dan menangkan 02," seru dia.

Dia kemudian memaparkan program 100 hari pertamanya jika terpilih menjadi presiden. Program itu di antaranya menurunkan harga listrik, menurunkan harga daging dan sembako, penghasilan petani dijamin, pupuk dikirim ke petani, menghentikan impor, mendirikan ratusan pabrik baru, dan mobil buatan Indonesia. 

"Nelayan akan bantu. Kalau tidak punya modal kita bantu. Miskin kita bantu agar tidak lagi miskin. Pemerintah Indonesia harus membela rakyat Indonesia," jelas dia.