Boyolali Terapkan E-Tilang Mei 2019, Netizen: Jalan Rusak Jangan Lupa Diperbaiki!

Kamera CCTV (peaceforcesecurity.co.za)
10 April 2019 03:45 WIB Chelin Indra Sushmita Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali segera menyusul Klaten dan Solo menerapkan sistem tilang elektronik, Mei 2019. Melalui electronic traffic law enforcement (ETLE), polisi memantau pelanggaran lalu lintas dengan kamera closed circuit television (CCTV) yang terpasang di sejumlah titik.

Wacana pemberlakuan sistem e-tilang menuai respons positif dari warganet. Mereka berharap pemasangan CCTV bukan hanya untuk memantau lalu lintas. Melainkan memantau banyaknya jalan rusak di Boyolali. Maklum saja, selama ini jalan rusak menjadi salah satu keluhan netizen asal Boyolali.

Respons netizen terkait pemberlakuan e-tilang di Boyolali disampaikan melalui kolom komentar di akun Instagram @iks_infokaresidenansolo, Minggu (7/4/2019). “Jangan cuma jalannya saja yang dikasih CCTV. Kantor polisi, Samsat, dan lain-lain juga dikasih biar semuanya transparan,” komentar @regiansyah.

Jalan Boyolali utara dikasih CCTV. Biar Pemkab melek kalau jalan Boyolali Utara tidak sedang baik-baik saja,” imbuh @dicky.stywnn.

Jalan Boyolali-Karanggede ke utara, sekitar Nogosari diberi CCTV juga,” saran @masamprii.

E-tilang ini sebenarnya berlaku enggak sih. Soalnya di wilayah Solo terutama Kartasura dan Sukoharjo yang enggak pakai helm sama melawan arus saja bejibun. Tambah banyak kayaknya enggak jera,” imbuh @daily_luna88.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Febriyani Aer, mewakili Kapolres AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, untuk tahap awal pihaknya memasang perangkat kamera CCTV di enam lokasi.

Bukan hanya kamera CCTV, Pemkab Boyolali juga memasang perangkat audio. Karena nanti di lokasi bersangkutan juga bisa dilakukan imbauan menggunakan pengeras suara dari petugas yang berada di ruang monitor.