Pejabat 2 Kementerian Tinjau Pasar Klewer Solo, Ini Tujuannya

Lahan bekas Pasar Klewer timur. (Solopos/Dok)
11 April 2019 13:15 WIB Mariyana Ricky Prihatina Dewi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Sejumlah pejabat Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meninjau lokasi pembangunan Pasar Klewer Timur, Solo, Selasa (9/4/2019) sore. Peninjauan dilakukan untuk mendapat gambaran nyata terkait rencana pembangunan pasar yang dirobohkan akhir 2017 itu.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagiyo, mengatakan hasil tinjauan lapangan nantinya dicocokkan dengan detail engineering design (DED). “Pembangunan Pasar Klewer Timur dibiayai pemerintah pusat, jadi kedua kementerian itu melihat kondisi lapangan dan mencocokkan dengan gambar. Setelah itu dievaluasi kalau masih ada kekurangan. Mereka juga menghitung potensi yang dihasilkan pasar,” kata dia kepada wartawan, Rabu (10/4/2019).

Subagiyo mengatakan kunjungan tersebut juga dilakukan untuk menghitung kembali kebutuhan anggaran kemudian menyusun rencana lelang dan pembangunan kontruksinya. Sebelumnya, kebutuhan anggaran pembangunan pasar dua lantai berkonsep hijau tersebut sekitar Rp58 miliar.

Angka akhirnya menunggu keputusan kedua kementerian itu. “Setelah tinjauan, Pemkot tinggal menunggu persetujuan kemudian lelang bisa dimulai. Pada awal Juni, kita rencanakan peletakan batu pertama,” kata dia.

Sebagai informasi, sebulan lalu Kementerian PUPR telah merevisi DED Pasar Klewer Timur. Setelah sebelumnya, revisi menyasar efisiensi biaya dan konsep pasar hijau, koreksi pada Maret itu dilakukan pada aksesori tambahan.

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tak lagi memperpanjang sewa Alun-alun Utara Keraton Solo untuk pasar darurat. Masa kontrak bakal selesai pada November mendatang.

Keputusan itu diambil lantaran Pemkot optimistis pembangunan Pasar Klewer Timur selesai tahun ini. Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menyebut selagi menunggu masa sewa Alun-alun Utara habis, Pemkot akan membongkar sebagian kios yang tidak digunakan.

Sejak ribuan pedagang mulai menempati kios permanen Pasar Klewer Barat pada 2017, kios-kios darurat di sisi timur alun-alun dibiarkan kosong. Ratusan pedagang Pasar Klewer Timur hanya menempati kios darurat di sisi barat alun-alun.

Rangka bangunan pasar darurat tersebut bakal dimanfaatkan untuk sejumlah program, di antaranya pembangunan tempat parkir dan selter pedagang pasar.