Henry Sosialisasikan Visi dan Misi di Sukoharjo Lewat Pentas Wayang Kulit

Calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo), K.R.A.T. Henry Indraguna, S.H, C.L.A, C.I.L (kanan) menyerahkan wayang kulit kepada dalang Ki Anom Suroto (kiri) saat pagelaran wayang kulit di Lapangan Pringgodani, Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Selasa (9/4 - 2019) malam. (Solopos/Bony Eko W.)
11 April 2019 07:30 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO–Calon anggota legislatif (caleg) DPR dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo), K.R.A.T. Henry Indraguna, S.H, C.L.A, C.I.L., menyosialisasikan visi dan misinya dengan menggelar pagelaran wayang kulit di Lapangan Pringgodani, Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Selasa (9/4/2019) malam. Henry ingin nguri-uri budaya Jawa dan memberikan hiburan rakyat secara gratis.

Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Anom Suroto itu dihadiri lebih dari 500 warga. Mereka mulai berdatangan di lokasi pementasan wayang kulit mulai pukul 20.00 WIB. Sementara Henry yang mengenakan pakaian adat Jawa yakni beskap lengkap dengan blangkon tiba di lokasi pagelaran wayang kulit sekitar pukul 21.00 WIB.

Pertunjukan wayang kulit itu dimeriahkan dengan kehadiran sejumlah artis Ibu Kota seperti Yama Carlos, Ratu Meta, dan Cak Dikin. Mereka berbaur dengan masyarakat yang menonton acara tersebut. “Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional dan budaya Jawa yang harus dijaga dan dilestarikan. Antusias warga untuk menonton wayang kulit cukup tinggi. Buktinya, ratusan kursi tidak ada yang kosong,” kata Henry, Selasa malam.

Sebelum pertunjukan wayang kulit dimulai, Henry memberikan wayang kulit kepada Ki Anom Suroto. Henry juga menyosialisasikan visi dan misinya serta program kerja kepada para penonton.

Selama ini, Henry rela blusukan menyambangi kalangan masyarakat akar rumput atau grassroot. Henry hampir saban hari berinteraksi dan menerima aspirasi dari para pedagang pasar tradisional, buruh dan petani. “Ini bagian dari kedekatan saya dengan masyarakat. Masyarakat tak boleh kecewa. Saya selalu mengedukasi masyarakat agar menolak amplop,” ujar dia.

Sebelumnya, Henry menyalurkan 2.000 paket sembako berupa beras murah kepada warga tidak mampu di Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, Jumat (5/4/2019). Henry turun langsung melayani masyarakat yang hendak membeli sembako beras murah. Kegiatan bazar sembako beras murah juga dimeriahkan hiburan rakyat yang diisi para artis Ibu Kota.

Sementara itu, seorang warga Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Sarwidi, mengaku sebagai pencinta pertunjukan wayang kulit. Dia kerap bepergian ke luar Sukoharjo demi menikmati kesenian tradisional itu hingga larut malam.

Sarwidi mengapresiasi pertunjukan wayang kulit yang diinisiasi Henry Indraguna yang bersaing di Daerah Pemilihan (Dapil) V Jateng meliputi Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali dan Klaten. “Pagelaran wayang kulit merupakan hiburan rakyat yang kini jarang dipentaskan. Saya apresiasi terhadap Pak Henry yang menggelar pertunjukan wayang kulit,” kata dia.