Jelang Pencoblosan, Sragen Masih Kekurangan 58.815 Lembar Surat Suara

Ketua Bawaslu Sragen Dwi Budhi Prasetya (dua dari kiri) mengecek logistik pemilu saat pengawasan di gudang logistik KPU di Nguwer, Sidoharjo, Sragen, Rabu (10/4/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
11 April 2019 12:15 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Pencoblosan Pemilu 2019 yang dijadwalkan 17 April 2019 tinggal beberapa hari lagi. Namun demikian, persoalan logistik pemilu di Sragen belum juga tuntas.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen masih kekurangan 58.815 lembar surat suara untuk Pemilu Legislatif 2019. KPU Sragen belum mendapat informasi kapan pastinya surat suara tersebut akan dikirim dari percetakan. Dampaknya, pengiriman logistik untuk 152 tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Ngrampal belum dapat dikirim sesuai jadwal.

Penjelasan tersebut disampaikan Kasubag Umum Keuangan dan Logistik KPU Sragen, Suprapto, saat ditemui Solopos.com di sela-sela proses distribusi logistik di gudang logistik KPU Sragen di eks PD PAL Nguwer, Sidoharjo, Sragen, Rabu (10/4/2019). 

Penjelasan Suprapto tersebut juga dibenarkan Ketua KPU Sragen Minarso. Koordinator Divisi Pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sragen Raras Mulatsih Dwi  Kristiani juga mengungkapkan data yang sama saat ditemui Solopos.com secara terpisah.

Surat suara untuk pemilihan presiden dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sudah terpenuhi semua dan tidak ada masalah. Kekurangannya yang paling banyak untuk pemilihan DPR sebanyak 32.314 lembar, surat suara pemilihan DPRD provinsi 20.410 lembar, dan surat suara DPRD kabupaten 6.091 lembar. 

"Distribusi logistik untuk DPD sudah selesai. Distribusi untuk DPRD provinsi hanya menyisakan di wilayah Kecamatan Ngrampal karena masih kekurangan surat suara untuk DPRD provinsi sebanyak 20.410 lembar itu,” ujar Suprapto.

Semua kekurangan surat suara itu, kata dia, karena ditemukan rusak saat penyortiran dan pelipatan, misalnya sobek, tinta luntur, dan seterusnya. Untuk surat suara DPRD kabupaten belum dikemas dan didistribusikan karena proses distribusi logistik DPRD kabupaten paling terakhir. 

Suprapto masih merampungkan distribusi logistik pilpres pada Rabu kemarin. Ketua KPU Sragen, Minarso, mengaku tidak tahu kapan kekurangan surat suara itu akan dipenuhi tetapi yang jelas pemungutan suara tetap Rabu (17/4/2019). Pemenuhan surat suara itu menjadi kewajiban KPU pusat. 

“Kami sudah berupaya maksimal untuk mengejar waktu sortir dan pelipatan surat suara dengan melibatkan 550 orang. Sekarang fokus distribusi untuk pilpres, ada empat logistik yang dikirim ke PPK, yakni surat suara, tinta, bantalan dan alat coblos, formulir, template, dan sampul."

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Sragen, Raras Mulatsih Dwi Kristiani, menjelaskan semula kekurangan surat suara pilpres masih 6.086 lembar dan kekurangan surat suara DPD masih 3.340 lembar. 

“Kekurangan dua jenis surat suara itu sudah terpenuhi pada Senin [7/4/2019] pukul 19.00 WIB. Untuk kekurangan lainnya sudah kami laporkan ke Bawaslu Jateng. Untuk yang surat suara DPR akan mulai didistribusikan Jumat [12/4/2019],” katanya.