Kades Manggis Diduga Kampanye di Acara Mantenan Mangkir Panggilan Bawaslu Boyolali

ilustrasi pemilu. (Solopos/Whisnu Paksa)
12 April 2019 20:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Kepala Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Muhajirin, mangkir dari panggilan klarifikasi Bawaslu Boyolali, Jumat (12/4/2019). Klarifikasi tersebut terkait kasus dugaan kampanye yang dilakukan Muhajirin beberapa waktu lalu dalam sebuah acara mantenan warganya.

Muhajirin diundang untuk hadir di Kantor Bawaslu pukul 14.00 WIB, namun hingga pukul 16.30 WIB yang bersangkutan tidak kunjung menampakkan batang hidungnya. Ketua Bawaslu Boyolali Taryono mengatakan akan mengundang kembali untuk hadir pada Senin (15/4/2019).

"Hari ini yang bersangkutan [Muhajirin] tidak hadir, sehingga akan kami undang lagi untuk datang, Senin pekan depan," ujarnya saat ditemui di Kantor Bawaslu.

Menurutnya, Bawaslu memiliki waktu 14 hari sejak pelaporan untuk melengkapi berkas sebelum dilimpahkan ke kepolisian dan diproses lebih lanjut secara hukum. Jika undangan kali kedua Muhajirin tetap tidak hadir, Bawaslu Boyolali mengajukan inabsensia.

"Meskipun nanti yang bersangkutan tidak hadir, bisa inabsensia, artinya proses tetap berlanjut ke kepolisian tanpa kehadiran terlapor," imbuhnya.

Sementara itu, agenda klarifikasi tujuh saksi tambahan dalam kasus ini selesai Jumat. Dengan demikian, dalam kasus ini Bawaslu sudah memeriksa 16 orang, termasuk pelapor.

Sementara itu, Muhajirin tidak dapat dimintai mengenai ketidakhadirannya menenuhi undangan Bawaslu. Saat Solopos.com menghubungi nomor ponselnya, Muhajirin tidak merespons.