Solopos Hari Ini: WNI di Luar Negeri Menyerbu TPS

Harian Umum SOlopos edisi Senin (15/4 - 2019).
15 April 2019 11:15 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Warga negara Indonesia (WNI) di berbagai negara antusias menggunakan hak pilih mereka dalam Pemilu 2019, Sabtu-Minggu (13-14/4/2019). Mereka mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) yang disiapkan panitia pemilihan luar negeri (PPLN).

Pada Minggu, WNI di 32 negara mengikuti pemungutan suara seperti di Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Rusia, hingga Korea Utara. Pemilih terbanyak berada di Kuala Lumpur, Malaysia, yaitu lebih dari 500.000 orang dan paling sedikit di Korea Utara yaitu 24 orang.

Kabar mengenai pencoblosan Pemilu 2019 yang dilakukan WNI di luar negeri itu menjadi headline pada Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (15/4/2019). Berita tersebut bsia disimak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga ada kabar mengenai antusiasme untuk memanfaatkan hari libur saat Pemilu 2019. Tiket KA menuju Solo hampir habis untuk hari libur Pemilu 2019.

Libur Pemilu, Tiket KA Tujuan Solo Nyaris Ludes

Tiket kereta api untuk rute Jakarta-Solo pada periode 16–21 April nyaris ludes. Tingginya permintaan ini lantaran adanya momen Pemilu 2019 pada 17 April dan libur Wafat Isa Almasih pada 19 April.

Bahkan, pada 17 April dan 19 April, tiket kereta api untuk rute menuju Solo habis terjual. Wakil Kepala Stasiun Solo Balapan, Gunawan Sutrisno, mengatakan tiket kereta api eksekutif tujuan Jakarta Solo ludes khususnya pada 17 April dan 18 April. Sedangkan H-1 (16 April) sebelum Pemilu Presiden dan Legislatif yang tersisa adalah KA Argo Dwipangga berangkat pukul 08.00 WIB dari Stasiun Gambir, Jakarta.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Di halaman Soloraya, ada ulasan mengenai penanganan anak berkebutuhan khusus. Ada pula kabar tentang pemilu yang membuat pelayanan SIM diliburkan.

Anak Autis “Disembunyikan”

Banyak keluarga dengan anak autis yang menutupi kondisi anak-anak mereka. Akibatnya anak-anak autis itu tidak mendapat penanganan secara tepat.

Kepala Instalasi Kesehatan Jiwa Masyarakat Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr. Arif Zainudin Solo, Maria Rini Indriati, mengatakan tidak tahu jumlah pasti penyandang autis, khususnya di Kota Solo. "Kami belum punya angka pasti. Banyak keluarga atau orang tua yang masih saja menyembunyikan [penyandang autis]," ujarnya.

Simak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Masa Pemilu, Layanan SIM Diliburkan

Kegiatan pelayanan perpanjangan masa berlaku dan penerbitan surat izin mengemudi (SIM) diliburkan mulai Rabu (17/4/2019) hingga Sabtu (20/4/2019). Hal itu dikarenakan masa pemilihan umum (pemilu).

Satlantas Polresta Solo memberikan waktu pengganti bagi masyarakat yang hendak mengurus SIM. Kanit Registrasi dan Identifikasi Satlantas Polresta Solo, AKP Rikha Zulkarnaen, saat dihubungi Espos, Minggu (14/4/2019), mengatakan hal itu merupakan instruksi langsung dari Mabes Polri untuk meliburkan proses penerbitan maupun perpanjangan SIM.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.