Mangkir Lagi, Kades Manggis Boyolali Dilaporkan Kampanye Kirim Surat ke Bawaslu

ilustrasi pemilu. (Solopos/Whisnu Paksa)
15 April 2019 18:15 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Kepala Desa (Kades) Manggis, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Muhajirin, kembali mangkir dari pemanggilan klarifikasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali, Senin (15/4/2019).

Namun pada pemanggilan kali kedua ini Muhajirin mengirimkan surat izin tidak hadir kepada Bawaslu. Melalui secarik kertas tertanggal 15 April 2019 yang ditujukan kepada Ketua Bawaslu Boyolali tersebut tertulis Kades berniat memenuhi panggilan Bawaslu, namun waktunya bersamaan dengan acara keluarga di Yogyakarta yang harus didatanginya.

“Dengan ini saya sangat menghormati dan berniat akan hadir atas undangan [Bawaslu] tersebut. Tetapi dikarenakan ada kepentingan keluarga di Yogyakarta dan harus hadir secara pribadi, maka hari ini saya belum bisa hadir untuk memberikan klarifikasi,” ujarnya dalam surat bertulis tangan tertanda Muhajirin tersebut.

Namun dalam surat itu Muhajirin tidak menyebutkan waktu lain untuk hadir ke Bawaslu. Sementara itu, Ketua Bawaslu Boyolali Taryono mengatakan akan melakukan klarifikasi di rumah Kades.

“Hari ini Pak Kades tidak hadir lagi dan sudah mengirimkan surat kepada kami. Itu hak dia. Pemanggilan ini sudah kali kedua sehingga kami rencanakan untuk melakukan pemeriksaan atau klarifikasi di rumah bersangkutan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bawaslu Boyolali.

Namun Taryono enggan mengungkap kapan klarifikasi ke rumah Muhajirin akan dilakukan. “Ditunggu saja kabarnya,” ujarnya.

Seperti diketahui, Mujajirin dilaporkan warga atas dugaan kampanye saat berpidato di acara hajatan pernikahan warganya akhir Maret lalu. Terkait hal ini Bawaslu sudah memeriksa pelapor dan 15 saksi dari pelapor.

Muhajirin dipanggil Bawaslu kali pertama untuk diklarifikasi pada Jumat (12/4/2019) namun Muhajirin absen.