H-2 Coblosan, Bawaslu Boyolali Tertibkan Ribuan APK dan Atribut Parpol

Anggota Bawaslu dan tim menurunkan baliho alat peraga kampanye (APK) yang masih terpasang di kawasan simpang siaga Boyolali, Senin (15/4/2019). (Solopos - Akhmad Ludiyanto)
15 April 2019 23:30 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI—Meski telah memasuki masa tenang, sejumlah alat peraga kampanye (APK) masih dijumpai di sejumlah jalan-jalan desa di Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

Pantauan Solopos.com, Senin (14/4/2019) hingga pukul 12.00 WIB terdapat empat buah APK yang terpantau belum dicopot.

Satu APK berupa baliho bergambar capres cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, berada di depan Bandara Adi Sumarmo. Selain itu, di jalan Desa Gagaksipat, dua buah baliho bergambar Caleg DPRD Kabupaten Boyolali dari PKS Ali Hufroni masih terpasang di pinggir jalan.

APK lain merupakan bendera Partai Berkarya yang diletakkan di tiang bambu di tepi Kali Pepe di Desa Gagaksipat.

Senin tadi pagi, ribuan APK dan atribut partai politik (parpol) yang belum diturunkan dari tempat-tempat umum Boyolali dibersihkan tim Bawaslu setempat.

“Sekarang kan sudah masa tenang. Seperti yang kami sampaikan, jika masih ada APK atau peraga perpol yang belum diturunkan, kami akan bersihkan,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara pembersihan di kawasan simpang siaga Boyolali, Senin.

Kegiatan ini melibatkan aparat polisi, TNI, Dinas perhubungan (Dishub), dan Satpol PP. Penertiban APK oleh Bawaslu juga diikuti oleh Panwascam di seluruh wilayah Boyolali. Panwascam diminta menyisir jalan desa.

“Di semua Panwascam melakukan pembersihan ini untuk memberikan rasa nyaman menjelang pemilu. Hasil total APK dan atribut parpol yang kami bersihkan bisa sampai ribuan unit. Hasil pembersihan di Kota Boyolali disimpan di Kantor Bawaslu sedangkan di kecamatan disimpan di Panwascam masing-masing,” imbuhnya.