Ajak Warga Solo Tidak Golput di Pemilu 2019, Begini Pesan Kopral Bagyo

Kopral Kepala (Purn.) Partika Subagyo (kanan) bersama rekannya melakukan aksi simpatik di Jl. Adisucipto, Manahan, Solo, Senin (15/4/2019). (Solopos - Sunaryo Haryo Bayu)
16 April 2019 22:15 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Kopral Besar Bagyo Lelono menggelar aksi berjalan kaki memutari kawasan Stadion Manahan Solo, Senin (15/4/2019). Tak sendiri, ia juga mengajak lima tokoh agama ikut aksi tersebut.

Dalam aksi itu, Kopral Bagyo mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Purnawirawan Tamtama Kopral Kepala (Kopka) TNI Angkatan Darat yang terakhir berdinas di Detasemen Polisi Militer IV/Solo, Partika Subagyo, yang akrab dipanggil Kopral Besar Bagyo, saat ditemui Solopos.com di sekitar Plaza Manahan, Senin, mengaku mendengar banyak kabar burung tentang gerakan untuk tidak memilih alias golput dalam Pemilu 2019.

Ia menyebut sebagai warga negara yang baik wajib menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu. “Kami melakukan aksi ini murni tanpa perintah siapa pun dan tanpa bantuan dana dari siapa pun. Seluruhnya kami tanggung sendiri. Sebagai mantan aparat saya tergugah mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya,” ujar Kopral Besar Bagyo.

Ia mengklaim dirinya sebagai Dancuk Kerumat yang merupakan akronim dari Komandan Pucuk Kerukunan Umat karena dalam aksinya ia mengajak lima tokoh agama untuk menyuarakan pesannya. Menurutnya, warga harus melihat perbedaan sebagai hal yang biasa termasuk dalam perbedaan pilihan politik.

Ia menegaskan siapa pun yang menang pada Pemilu harus didukung untuk mewujudkan Indonesia yang aman, tenteram, dan sejahtera. Sedangkan pilihan yang kalah wajib menerima dengan ikhlas dan tetap mendukung pemimpin Indonesia.

Ia meminta masyarakat jangan sampai memprovokasi di tengah kondisi Kota Solo yang kondusif. Provokasi itu contohnya ikut menyebarkan berita yang diragukan kebenarannya atau ikut percaya berita yang cenderung berisi ujaran kebencian. Menurutnya, masyarakat harus percaya pada berita dari media yang terpercaya.

Dalam aksinya, ia berinteraksi kepada warga di sekitar Stadion Manahan agar tidak golput. Ia juga membawa poster yang mengajak warga untuk berdoa kepada Tuhan sebelum mencoblos dan memilih menggunakan hati nurani.

Salah satu warga yang melintas, Taufik Rahman, mengatakan aksi Kopral Bagyo cukup unik dengan berjalan memutari Stadion Manahan untuk mengajak menggunakan hak pilihnya.