Mobil Avanza Terseret KA Logawa Sampai 50 Meter di Jetak Sragen

Mobil Toyota Avanza ringsek setelah tersenggol KA Logawa di Jetak, Sidoharjo, Sragen, Selasa (16/4/2019). (Solopos - Tri Rahayu)
16 April 2019 15:35 WIB Tri Rahayu Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- Mobil Toyota Avanza warna silver metalik berpelat nomor AD 9200 BE yang dikemudikan Darmanto, 68, warga Sukamaju Baru, Tapos, Depok, tersenggol kereta api (KA) Logawa saat melintas di perlintasan KA tak berpintu palang Bedowo, Jetak, Sidoharjo, Sragen, Selasa (16/4/2019).

Beruntung Darmantor dan seorang perempuan, Rita Pertiwi, 53, warga Cibubur Cluster Deluxe Tapos, Depok, yang menumpang mobil itu selamat meski sempat terseret sejauh 50 meter sehingga mobil itu ringsek di bagian depan dan belakang.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Seorang warga Jurangjero Kidul, Karangmalang, Kromo Semito, 83, buruh bangunan di dekat perlintasan KA itu, saat ditemui wartawan mengaku mendengar suara benturan keras saat KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember melintas di perlintasan KA itu.

Posisinya berada sekitar kurang dari 100 meter dari lokasi perlintasan itu. Dia mengatakan mobil itu berjalan dari arah Bedowo ke Jetak. Saat melintasi rel, tiba-tiba ada KA Logawa dengan yang melaju kencang dari arah Solo-Sragen.

“Kereta itu menghantam bagian pantat mobil itu. Benturan keras itu menyebabkan mobil terseret sampai 50 meter dari perlintasan. Warga langsung ramai-ramai mengamankan mobil itu ke pinggir jalan. Sementara dua orang penumpang dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Masaran,” ujarnya.

Kromo mengatakan di perlintasan itu memang sering terjadi kecelakaan lalu lintas karena tidak ada pintu palangnya. Perlintasan ini hanya dijaga ketika menjelang Lebaran. “Beruntung korbannya selamat dan hanya luka-luka,” ujarnya.

Sopir mobil Avanza, Darmanto, hanya mengalami luka ringan di bagian kening dan bisa berjalan serta berbicara. Sementara Rita sempat dirontgen karena kedua kakinya sakit bila digerakkan. Darmanto enggan memberi penjelasan terkait kronologi kecelakaan yang dialaminya. “Sudah tidak perlu. Kami sehat-sehat saja,” ujarnya.

Petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) sempat berkumpul di lokasi kejadian. Mobil derek juga sudah disiapkan untuk mengevakuasi mobil ke Mapolres Sragen. Sejumlah teknisi mobil berusaha agar mobil bisa berjalan saat diderek.