Jokowi-Ma'ruf Menang 100 Persen di 4 TPS Wonogiri

Rekap perolehan suara Pilpres 2019 di TPS 07 Jatimarto, Ngadirojo, Wonogiri, Rabu (17/4/2019). (Solopos - Cahyadu Kurniawan)
17 April 2019 19:35 WIB Cahyadi Kurniawan Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, menang dengan perolehan suara 100 persen di empat tempat pemungutan suara (TPS) wilayah Wonogiri, Rabu (17/4/2019).

Keempat TPS itu meliputi TPS 14 dan TPS 15 Desa Genengharjo, Kecamatan Bulukerto, dengan jumlah suara masing-masing 133 suara. Lalu, di TPS 4 Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, dengan jumlah 156 suara, dan TPS 7 Desa Jatimarto, Kecamatan Ngadirojo, dengan jumlah 123 suara.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Kabupaten Wonogiri, Setyo Sukarno, mengatakan perolehan itu tak lepas dari hasil kerja keras partai pengusung dan partai pendukung termasuk sukarelawan dan semua pihak.

“Hasil quick count sementara yang digelar TKD hingga pukul 16.00 WIB, paslon Jokowi-Ma'ruf unggul 79 persen suara di Wonogiri. Kami optimistis Jokowi menang,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Rabu.

Setyo menjelaskan langkah selanjutnya yang ditempuh TKD adalah mengawal proses yang sedang berlangsung melalui saksi-saksi yang disiapkan. Pengawalan suara itu dimulai sejak di TPS hingga sampai ke PPK.

Terpisah, Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD)Kabupaten Wonogiri untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Suryo Suminto, mengatakan hasil quick count sementara Prabowo-Sandi di Wonogiri kalah.

“Untuk sementara ini kalah. Tapi, penghitungan masih terus berjalan. Kami fokus mengumpulkan C1 yang masuk,” kata dia.

Ia menyatakan BPD kini konsentrasi pada penghitungan pemilu legislatif baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Di sisi lain, menurut laporan sejumlah pihak, pelaksanaan pemilu di TPS-TPS Kabupaten Wonogiri berjalan lancar tanpa ada indikasi kecurangan.

“Dari masukan di TPS-TPS tidak ada kecurangan di Wonogiri. Saat ini, kami konsentrasi ke pemilu legislatif baik provinsi maupun kabupaten,” terang Suryo.