Warga Solo Syukuri Kelancaran Pemilu Dengan Pesta Jenang Sumsum

Pengunjung Pasar Gede Solo berpesta jenang sumsum sebagai wujud syukur atas penyelenggaraan pemilu yang lancar, Kamis (18/4/2019). (Solopos - M. Ferri Setiawan)
18 April 2019 16:35 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pasar Gede Solo pada Kamis (18/4/2019) siang itu ramai pengunjung. Salah satu tempat di dalam pasar tersebut tampak dikerumuni orang-orang yang tertarik dengan kegiatan bagi-bagi jenang sumsum yang dilakukan srikandi paguyuban Pasar Gede.

Dalam kegiatan tersebut, ribuan takir jenang sumsum disiapkan untuk dibagikan kepada para pengunjung Pasar Gede saat itu. Sebelum pembagian jenang dilakukan, para pengunjung dan pedagang berdoa bersama.

Mereka berdoa mengucap syukur hari pencoblosan dalam Pemilu 2019 sudah berlangsung dan berjalan dengan lancar, aman, dan damai. Setelah doa bersama, para perempuan pedagang di Pasar Gede mulai membagikan jenang sumsum kepada pengunjung yang berkumpul.

Layaknya bancakan dalam tradisi jawa, ibu-ibu pedagang membagikan dengan cara memasukkan jenang ke dalam takir di tempat dan dihampiri pengunjung yang berminat menjajal jenang.

Kegiatan membagikan jenang sumsum memang mengadopsi tradisi jawa yang selalu membagikan jenang tersebut setelah melaksanakan hajatan. Jenang sumsum diyakini dapat menyegarkan kembali badan yang lelah setelah melaksanakan hajatan.

Hal itulah yang menjadi dasar dilakukannya kegiatan sumsuman agar masyarakat Solo yang lelah karena melaksanakan pemilu menjadi segar kembali setelah menikmati jenang sumsum yang dibagikan di Pasar Gede.

“Kemarin hari Rabu dilaksanakan pemilihan umum serentak. Sampai hari ini tidak hambatan dan huru-hara. Itu yang kami syukuri. Makanya kami dari seluruh pedagang Pasar Gede di Solo mengadakan jenangan sumsum di Solo. Kemarin pasti semua warga Solo capek saat berpartisipasi dalam pemilu. Oleh karena itu, hari ini kami membagi jenang sumsum agar segala kegiatan yang membuat capek, sibuk, hari ini dinyatakan sehat setelah disungsumi,” kata Ketua Paguyuban Pasar Gede Solo, Jumadi kepada wartawan.

Jumadi mengatakan tepung yang dihabiskan untuk kegiatan jenangan mencapai 3 kuintal 60 kilogram. Berat tersebut menurutnya dapat menghasilkan jenang hingga ribuan takir. Tak hanya di gedung utama Pasar Gede, pasar bagian barat juga ada pembagian jenang sebagai bentuk rasa syukur.

Melalui acara itu, Jumadi mewakili pedagang Pasar Gede Solo berharap siapa pun yang nantinya menjadi pemimpin di Indonesia dapat membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik. “Yang kami harapkan, siapa pun nanti yang terpilih, semoga dapat membawa negara ini menjadi negara yang adil dan makmur,” bebernya.

Salah satu pedagang yang juga ikut menikmati jenang sungsum Susana, 40, mengatakan dia bersyukur karena pemilu berjalan lancar dan damai. Dia juga berterima kasih terhadap semua pihak yang sudah membantu kelancaran pemilu tahun ini.

“Saya ikut menikmati jenang sumsum karena suka jenang. Biar ikut rasa lelahnya hilang. Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu pelaksanaan pemilu ini sehingga berjalan lancar, aman, dan damai. Semoga tetap aman dan damai,” ucapnya.

Sementara itu, Mayor Haristanto menjelaskan ribuan takir jenang tersebut dibagikan cuma-cuma kepada warga, pedagang, dan pembeli di Pasar Gede. Tujuan kegiatan tersebut untuk membuktikan Kota Solo merupakan kota yang ramah, hangat, dan peduli.