Kunjungi Sukoharjo Pascacoblosan Pemilu 2019, Ini Pesan Kapolda Jateng

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono mengecek PPK Sukoharjo, Kamis (18/4/2019). (Solopos - Indah Septiyaning W.)
18 April 2019 17:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono meminta massa menahan diri dan tidak melakukan euforia berlebihan menyikapi hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Massa diminta menunggu keputusan final hasil penghitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu disampaikan Kapolda bersama Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI M. Effendi saat meninjau ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukoharjo, Kamis (18/4/2019). Kapolda telah memerintahkan seluruh anggotanya untuk siaga penuh menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pascapemilu.

"Jika nantinya ada pihak-pihak yang melakukan euforia berlebihan dan berpotensi mengganggu kamtibmas, aparat akan melakukan tindakan," katanya.

Polda menyiagakan kekuatan di seluruh lokasi. Kapolda menyatakan tidak akan segan-segan menindak pelaku pembuat onar yang mengganggu kamtibmas. Kapolda memastikan situasi keamanan di wilayah Polda Jateng aman dan terkendali, baik saat coblosan dan pascacoblosan.

Dia mengakui ada beberapa kejadian selama proses pemungutan suara, tetapi semua sudah ditangani oleh pihak yang terkait. "Salah satunya kejadian di Jepara, ada satu TPS yang KPPS-nya digantikan keluarganya karena anggota KPPS yang tercatat sedang merantau di NTT dan tidak pulang ke Jepara. Pada posisi tersebut, bapaknya berinisifatif menggantikan posisi anaknya sebagai KPPS," katanya.

Namun demikian, masalah tersebut sudah ditangani Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta KPU provinsi. Kemungkinan besar di TPS tersebut akan dilakukan pemilihan ulang.

Selain itu berdasarkan pemantauan di sejumlah lokasi, Kapolda mengatakan hampir 85 persen proses pemilu di seluruh Jawa Tengah sudah ada di PPK. Ihwal pengamanan surat suara dan penghitungan, Kapolda memerintahkan seluruh jajarannya untuk terus mengawal hingga tuntas.

Kapolda mengapresiasi rakyat Jawa Tengah yang sudah menggunakan hak pilih serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan meski beda dalam pilihan. Dia berharap situasi tersebut tetap dijaga dan dirawat.

Kapolda juga mengatakan saat ini sudah saatnya bagi TNI-Polri dan pemerintah bersama-sama warga menjaga persatuan dan kesatuan. Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI M. Effendi mengatakan memback-up penuh aparat kepolisian dalam menjaga keamanan.

Dia berharap situasi kondusif yang sudah terjaga selama ini berjalan dengan baik hingga nanti proses pemilu benar-benar selesai dan selamanya.