Kelelahan di TPS, Anggota KPPS Wirun Sukoharjo Meninggal

Karangan bunga duka cita (casavinaflorist.com)
20 April 2019 15:05 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 10 Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Yuli Anisah, 44, meninggal dunia setelah kelelahan saat bekerja selama pencoblosan pemilu.

Yuli sempat mengalami kejang-kejang sebelum dibawa ke RSUI Kustati, Solo, Jumat (19/4/2019) malam.

Informasi yang dihimpun solopos.com, Yuli dan anggota KPPS lainnya bekerja ekstra keras saat proses pemungutan dan penghitungan suara, Rabu (17/42019).

Ketua PPS Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sutopo, mengatakan Yuli kurang tidur dan kelelahan saat proses rekapitulasi penghitungan suara. Kala itu, ungkap Sutopo, Yuli mengeluhkan kurang enak badan lantaran tidak istirahat selama satu hari.

“Proses rekapitulasi penghitungan suara rampung pada Kamis [18/1/2019] dini hari. Mungkin saking capeknya karena pemilu ini benar-benar menguras tenaga, dan pikiran bagi penyelenggara pemilu di tingkat bawah,” kata dia, saat berbincang dengan solopos.com, Sabtu (20/4/2019).

Sehari kemudian, Yuli mengalami kejang-kejang saat beristirahat pada Jumat malam. Sebelum sampai rumah sakit, Yuli menghembuskan napas terakhir.

Sehari-hari, Yuli bekerja sebagai guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Mojolaban. Dia juga membuka usaha toko kelontong di rumahnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Wirun, Erry Suseno Wibowo, mengatakan almarhum diketahui memiliki riwayat jantung. 

Jenazah Yuli dimakamkan di permakaman desa setempat pada Sabtu pukul 13.00 WIB. “Memang ada riwayat penyakit jantung yang diderita Bu Yuli. Anak almarhumah satu perempuan,” kata dia.