Maju Pilkada, Ketua DPD Partai Nasdem Sukoharjo Cari Rekan Koalisi

Ilustrasi Pemilih (Solopos - Whisnupaksa)
22 April 2019 20:35 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Ketua Forum Pembaharuan Desa (FPD) Agus Tri Raharjo memastikan siap meramaikan bursa calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sukoharjo 2020. 

Agus Tri Raharjo pernah meramaikan kontestasi politik menjelang pendaftaran cabup-cawabup pada Pilkada Sukoharjo 2015. Kala itu, Agus maju sebagai cawabup berpasangan dengan Haryanto dengan akronim Harjo. 

Pasangan Harjo diusung  Partai Gerindra, Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat yang tergabung dalam Koalisi Sukoharjo Bangkit (KSB). Namun Partai Demokrat mengalihkan dukungan dan memberikan rekomendasi kepada pasangan lain pada detik-detik terakhir pendaftaran cabup-cawabup di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo. 

“Sebenarnya tak masalah maju lewat jalur independen seperti di Pilkada Banten pada 2017. Namun, jika saya diminta memilih cenderung lewat jalur parpol yang memiliki kans lebih besar,” kata dia saat berbincang dengan Solopos.com, Senin (22/4/2019).

Ketua DPD Partai Nasdem Sukoharjo ini menyampaikan Partai Nasdem diperkirakan hanya mampu menyabet satu kursi di daerah pemilihan (Dapil) V meliputi Kecamatan Mojolaban dan Polokarto. Tentu saja, Agus harus berkoalisi dengan parpol lain untuk maju sebagai kandidat cabup-cawabup.

Karena itu, Agus berencana melobi para pengurus struktural parpol lainnya menjelang pelaksanaan Pilkada Sukoharjo. “Masih banyak waktu karena pelaksanaan pilkada setahun lagi. Saya bakal melakukan komunikasi politik dengan pengurus parpol lain. Berbagai kemungkinan bisa terjadi karena politik itu sangat dinamis,” ujar Agus.

Mantan Kepala Desa Gedangan, Kecamatan Grogol, ini menyampaikan persaingan antarkandidat dalam Pilkada Sukoharjo diprediksi sengit dan ketat. Masing-masing kandidat memiliki peluang untuk memenangi pesta demokrasi terbesar di Kabupaten Jamu. 

Hal ini dikarenakan para kandidat merupakan penantang yang bersaing dalam kontestasi pemilu. Agus bakal bergerak cepat memastikan koalisi partai setelah Pemilu 2019 rampung. 

“Saya kira siapa pun kandidat yang maju memiliki peluang sama dalam pemilu. Yang jelas saya siap menjadi salah satu kandidat dalam pemilu. Bisa jadi cabup, bisa juga cawabup.”

Sebelumnya, dua figur politik lainnya santer dikabarkan bakal ikut meramaikan kontestasi Pilkada Sukoharjo. Kedua figur politik itu yakni istri Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo Wiwoho Aji Santoso. 

Selama ini, Etik menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sukoharjo dan aktif memberdayakan para perempuan dengan mengedukasi pendidikan politik.

Sementara Wiwoho juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sukoharjo dan Ketua Tapak Suci Putera Muhammadiyah Jawa Tengah. Sehari-hari, Wiwoho bekerja sebagai guru di Sukoharjo.