Jelang Peresmian, Kebun Raya Indrokilo Boyolali Ditutup 5 Hari

Kios berbentuk buah dibangun di parkiran Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB) di Kelurahan Kemiri, Mojosongo, Boyolali. (Istimewa - Pemkab Boyolali)
22 April 2019 05:00 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Kebun Raya Indrokilo di Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, bakal ditutup bagi pengunjung selama lima hari mulai 28 April hingga 2 Mei.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali, Totok Eko Y.P., mengatakan penutupan kebun raya itu untuk persiapan persemian yang rencananya mengundang Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia Megawati Soekarnoputri.

“Kami sedang mengupayakan agar peresmian itu bisa dilakukan 3 Mei. Kami juga mengupayakan untuk mengundang Ibu Mega [Megawati Soekarnoputri] selaku ketua yayasan [Yayasan Kebun Raya Indonesia],” ujarnya kepada Solopos.com, Sabtu (20/4/2019).

Saat ini DLH sedang memaksimalkan pekerjaan-pekerjaan fisik di antaranya merampungkan akses utama Kebun Raya Indrokilo dari Desa Butuh, Mojosongo. Pada 2018, DLH sudah membangun akses masuk namun baru satu lajur yang selesai. Pada 2019 ini, satu lajur lainnya dikebut sebelum peresmian.

Selain jalan, DLH juga merampungkan pembangunan jembatan yang menghubungkan akses masuk dengan lingkungan Kebun Raya Indrokilo. “Harapan kami jalan dan jembatan ini segera jadi dan bisa dilalui pada saat peresmian. Sedangkan taman-taman tematis di lingkungan kebun raya juga kami optimalkan,” imbuhnya.

Untuk memaksimalkan pekerjaan-pekerjaan tersebut, DLH menutup Kebun Raya Indrokilo untuk umum mulai 28 April hingga 2 Mei. Sebagai informasi, meskipun Kebun Raya Indrokilo belum dibuka secara resmi, sudah banyak pengunjung yang datang.

Umumnya mereka ingin mengobati rasa penasaran atas tempat wisata edukasi tersebut. Kebun Raya Indrokilo merupakan konservasi tanaman langka dan dilindungi yang akan didatangkan antara lain dari hutan Tlawah Juwangi (Boyolali), hutan Tangen (Sragen), alas kethu (Wonogiri), Gunung Bromo (Katanganyar), Wonosemar (Simo, Boyolali) dan lainnya.

Kebun raya seluas sekitar 8,9 hektare (ha) di bawah pendampingan Kebun Raya Puwodadi, Pasuruan (Jawa Timur), dan LIPI/Kebun Raya Bogor ini akan megoleksi 2.323 tanaman khas konservasi ex situ dataran rendah khas Pulau Jawa bagian timur, serta dilengkapi dengan sarana edukasi dan hiburan.