Pembunuhan Caleg Golkar Sragen: Nurhayati Poliandri, Sugimin Poligami

Nurhayati (kiri)/ Sugimin saat masih hidup (Istimewa)
24 April 2019 19:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Hubungan antara Nurhayati Kustanti dengan calon anggota legislatif (caleg) DPRD Sragen dari Partai Golkar, Sugimin, yang dibunuhnya sudah terjalin sejak lama.

Selain hubungan bisnis konfeksi, keduanya ternyata pernah menikah siri pada 2016 meski masing-masing dari mereka sudah berkeluarga. Anehnya, suami Nurhayati, Nurwanto, membiarkan saja hal itu meski dia mengetahuinya.

Hal itu terungkap saat gelar kasus yang dipimpin Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati di Mapolres Wonogiri, Rabu (24/4/2019). Polisi menghadirkan Nurhayati selaku tersangka dan sejumlah barang bukti.

Dari awal hingga akhir kegiatan yang dihadiri wartawan dari berbagai media elektronik, cetak, dan online nasional dan lokal itu, Nurhayati yang mengenakan jilbab hanya terdiam.

Hasil penelusuran dan wawancara dengan tetangga serta kerabat Nurhayati dan Nurwanto, Solopos.com mendapat kesan Nurwanto adalah seorang suami yang penurut. Salah satu kerabat Nurwanto, To, yang ditemui Solopos.com di Kelurahan Giriwono, belum lama ini, bahkan mengibaratkan Nurwanto hanya keset yang diinjak-injak Nurhayati.

Nurwanto sering dimarahi istrinya itu. To pun merasa heran mengapa Nurwanto bisa bertahan hidup bersama Nurhayati yang tak pernah menghargainya selama sekitar sembilan tahun mereka menikah.

Nurwanto merupakan lelaki yang bersama Mugiono membawa Sugimin dalam kondisi tak sadarkan diri ke IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, Selasa (16/4/2019) pukul 01.30 WIB. Sementara Mugiono adalah orang yang diminta Nurhayati membuat cerita rekayasa seolah-olah Sugimin ditemukan dalam kondisi sakit di gang sisi utara SMPN 1 Wonogiri.