Pembunuhan Caleg Golkar Sragen: Selain Minta Uang, Sugimin Ancam Culik Anak Nurhayati

Nurhayati (kiri)/ Sugimin saat masih hidup (Istimewa)
25 April 2019 15:15 WIB Rudi Hartono Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Hasil penyidikan polisi mengungkap motif di balik pembunuhan caleg DPRD Sragen dari Partai Golkar, Sugimin, di Wonogiri, karena pelaku, Nurhayati Kustanti, merasa terus ditekan oleh Sugimin.

Sugimin meminta uang senilai Rp750 juta kepada Nurhayati untuk membiayai pencalonannya kembali sebagai anggota DPRD Sragen. Sugimin minta uang itu dalam pecahan Rp50.000 dan dimasukkan dalam 15.000 amplop.

Sugimin terus menekan Nurhayati, bahkan mengancam akan menculik anak Nurhayati yang berusia delapan tahun jika Nurhayati tak segera memberikan uang yang dia minta.

Hal tersebut terungkap saat gelar tersangka dan barang bukti kasus pembunuhan Sugimin di Mapolres Wonogiri, Rabu (24/4/2019). Informasi yang dihimpun Solopos.com, anak yang terancam diculik tersebut merupakan buah dari perkawinan Nurhayati dengan Nurwanto, suami resmi Nurhayati.

Sedangkan Sugimin adalah suami siri Nurhayati. Nurwanto dikabarkan tahu istrinya menikah siri dengan Sugimin namun tak berbuat apa-apa.

Dalam rilis kasus di Mapolres juga terungkap, Sugimin bukan hanya sekali itu meminta uang kepada Nurhayati. Sebelumnya, Sugimin pernah meminta uang senilai Rp10 juta sambil marah-marah.

Rasa tertekan dan ancaman anaknya akan diculik itulah yang membuat Nurhayati akhirnya membunuh Sugimin menggunakan racun tikus setelah upaya mengirim santet gagal.

Upaya pembunuhan itu dilakukan Nurhayati saat Sugimin datang ke rumahnya pada Kamis (11/4/2019) dini hari dengan keluhan sakit diare. Nurhayati memberi racun tikus yang dimasukkan dalam kapsul obat diare hingga tiga kali sebelum akhirnya Sugimin meninggal di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri, Selasa (16/4/2019) dini hari.