Bupati Sragen Wajibkan 765 Pejabat Ikuti Kemah di 2 Taman Kota, Sabtu-Minggu Ini

Salah satu spot selfie di Taman Tirtosari Sragen. Sebanyak 765 pejabat wajib ikut kemah, salah satunya di taman ini pada Sabtu-Minggu (27-28/4 - 2019) (Moh. Khodiq Duhri)
27 April 2019 02:00 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN — Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mewajibkan 765 pejabat dari eselon II hingga IV mengikuti kegiatan kemah di kompleks Taman Mandala Bakti Ekowisata dan Taman Tirtasari yang akan berganti nama menjadi Taman Sukowati pada Sabtu-Minggu (27-28/4/2019).

Kegiatan kemah tersebut bagian dari prosesi peresmian Taman Sukowati setelah mengalami perombakan di sana-sini. Perombakan itu meliputi penambahan sejumlah lokasi selfie, pembudidayaan burung merpati, penataan taman, penambahan gazebo serta tempat duduk, dan lain-lain. Salah satu lokasi selfie yang diunggulkan di taman ini berlatar belakang perahu kuno peninggalan zaman Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) yang terdampar di Bengawan Solo.

“Dua taman itu berdampingan, tapi namanya berbeda. Kadang itu justru membingungkan warga saat menyebutnya. Oleh karena itu, dua taman seluas 6,1 hektare tersebut akhirnya digabung jadi satu dengan nama Taman Sukowati Sragen,” jelas Kepala Bappeda dan Litbang Sragen, Tugiyono, kepada Solopos.com, Kamis (25/4/2019).

Sebanyak 765 pejabat akan mengikuti kegiatan kemah selama semalam. Ada 157 tenda disiapkan untuk kemah para pejabat itu. Pada malam harinya akan ada acara api unggun dan pertunjukan pentas musik dengan sajian kuliner kambing guling. Pada Minggu pagi, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati akan membuka Taman Sukowati.

“Pembukaan taman bersamaan dengan acara car free day. Untuk sementara kegiatan car free day di Jl. Raya Sukowati dipindah ke Jl. dr. Sutomo, tepat di depan Taman Sukowati. Kegiatan ini juga akan dimeriahkan acara cuci tangan bersama 400 orang dan dilanjutkan makan ikan dalam rangka mengampanyekan program gemari [gemar makan ikan],” terang Tugiyono.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, David Hendrata, mengatakan car free day hanya menggunakan sebagian dari Jl. dr. Sutomo, tepatnya dari simpang empat SMPN 6 Sragen hingga depan Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS).

“Jl. dr. Sutomo akan ditutup dari arah utara. Kendaraan hanya boleh melintas dari selatan atau dari simpang empat Beloran hingga depan Gedung SMS. Nantinya, halaman Gedung SMS dan Gedung Tekno Park akan dijadikan area parkir. Acara car free day akan berlangsung hingga pukul 09.00 WIB,” ucap David.