SMKN 2 Sragen Pakai Jalur Medsos Untuk Undang Gubernur Ganjar, Ini Alasannya

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meninjau kompleks sekolah seusai melantik siswa Taruna Angkatan VIII SMKN 2 Sragen di lapangan sekolah setempat, Selasa (30/4/2019). (Solopos - Moh. Khodiq Duhri)
01 Mei 2019 18:15 WIB Moh Khodiq Duhri Sragen Share :

Solopos.com, SRAGEN -- SMKN 2 Sragen berhasil mendatangkan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo untuk melantik 555 siswa Taruna Angkatan VIII SMKN 2 Sragen di lapangan sekolah setempat, Selasa (30/4/2019) siang. Mereka adalah siswa kelas X yang baru menyelesaikan pendidikan semi militer selama setahun.

Bukan perkara mudah mendatangkan orang nomor satu di Jateng itu. Upaya resmi sudah dilakukan pengelola SMKN 2 Sragen agar Ganjar datang karena para siswa sangat menginginkannya.

Wakil Kepala SMKN 2 Sragen, Joko Daryanto, mengakui anak didiknya mengundang Gubernur Jateng itu di luar ketentuan protokoler. Meski begitu, langkah itu dilakukan setelah undangan resmi yang disampaikan kepada Gubernur Jateng itu tidak mendapat respons.

“Setelah undangan resmi disampaikan, kami berkali-kali menghubungi bagian protokoler. Tapi, upaya kami selalu tidak berhasil. Kami tidak mendapat kepastian. Sampai akhirnya, kami mencoba menghubungi Pak Gubernur melalui akun Instagram beliau. Kami coba memancingnya dengan memuat foto beliau dalam poster. Ternyata malah dapat respons langsung,” ucap Joko Daryanto kepada Solopos.com.

Joko mengakui para siswa merasa ditantang oleh Ganjar Pranowo untuk memviralkan postingan melalui akun Instagramnya itu. “Ya setelah Pak Ganjar memposting poster yang kami buat dengan keterangan seperti itu, kami merasa tertantang. Akhirnya, kami kerahkan siswa untuk berkomentar dan memberi like. Para alumni pun ikut terlibat. Akhirnya, Pak Ganjar mau datang ke mari,” terang Joko.

Sebanyak 555 siswa Taruna SMKN 2 Sragen yang dilantik itu terdiri atas 430 taruna putra dan 125 taruna putri. Selama setahun 555 siswa Taruna SMKN 2 Sragen itu digembleng semimiliter oleh pelatih dari kalangan alumni.

Mereka juga dibina langsung oleh anggota Polres Sragen, Kodim 0725/Sragen dan anggota Batalyon Infanteri (Yonif) 408/Suhbrasta supaya memiliki karakter, fisik, mental yang kuat serta berdisiplin tinggi. Beberapa materi yang disampaikan dalam pelatihan taruna antara lain tentang kesamaptaan, pelatihan baris berbaris (PBB), pembentukan karakter, latihan fisik serta latihan mental.

Setelah setahun mengikuti latihan semimiliter, mereka dikukuhkan dan dilantik. Sementara itu, dalam sambutannya, Ganjar menyampaikan dirinya baru kali pertama itu datang melantik siswa Taruna SMKN 2 Sragen.

Sebelumnya, dia mengaku banyak mendapat direct message (DM) dari para siswa taruna SMKN 2 Sragen. Mereka berharap Ganjar bisa datang ke Sragen untuk menjadi inspektur upacara sekaligus melantik siswa Taruna angkatan VIII.

Meski belum mendapat persetujuan dari Ganjar, panitia sudah berani memasang foto Gubernur Jateng itu dalam poster Pelantikan Taruna SMKN 2 Sragen. Melalui akun Instagramnya @ganjar_pranowo, Ganjar kemudian memposting poster itu dengan catatan dia bersedia datang ke SMKN 2 Sragen dengan syarat postingan itu mendapat 5.000 like dan 400 komentar.

Hingga Selasa, postingan itu sudah mendapat 1.172 komentar dan disukai 34.440 orang. Ganjar pun merasa terpanggil untuk memenuhi janjinya datang ke SMKN 2 Sragen.

“Saya dari kemarin berpikir, datang atau tidak. Tidak ada agenda ke Sragen soalnya. Sampai tengah malam saya belum memutuskan untuk hadir. Maka hari saya buktikan, saya datang atas undangan intimidatif tadi,” katanya pada kesempatan itu.