Bertemu Tokoh Masyarakat di Solo, Presiden Jokowi Tetapkan 7 November Hari Wayang Nasional

Pagelaran wayang kulit. (Solopos/M. Ferri Setiawan)
02 Mei 2019 11:45 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh masyarakat di Hotel Alila, Solo, Kamis (2/5/2019). Pertemuan tersebut diadakan secara tertutup.

Pertemuan bersama tokoh masyarakat tersebut dimulai pukul 08.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB. Salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut, Ki Manteb Soedharsono, mengatakan tidak ada pembahasan khusus dalam pertemuan itu. 

Menurutnya, Jokowi hanya mengajak para tokoh masyarakat berdiskusi dan berbincang-bincang. "Tidak ada hal berat yang dibahas. Kalau bagi saya hanya menyampaikan rasa terima kasih saya terhadap Pak Jokowi yang sudah menandatangani Hari Wayang Nasional pada 7 November," bebernya ketika ditemui Solopos.com seusai pertemuan.

Selain berterima kasih, Ki Manteb juga memberikan masukan kepada Jokowi agar mengayomi pegiat budaya di Indonesia. Salah satu yang diharapkan adalah membantu melestarikan wayang.

"Saya yang dianggap dituakan di pedalangan mengharapkan di sisi budaya, agar wayang di Indonesia tetap eksis," imbuh dia.

Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus seniman yang juga turut hadir, Cak Diqin, mengatakan ada banyak tokoh yang diundang Jokowi pada pertemuan tertutup tersebut. Para tokoh terdiri dari tokoh agama, tokoh budaya, dan pengusaha.

"Saya mengapresiasi Pak Jokowi yang perhatian dengan budaya dan keanekaragaman suku di Indonesia. Jika budaya dipegang, maka membangun Indonesia menjadi lebih baik akan terwujud," kata dia.