Bandara Adi Soemarmo Solo Bangun Terminal Baru, Kapasitas Ruang Tunggu Bertambah

Bongkat buat bagasi di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah - Bisnis/Abdullah Azzam
02 Mei 2019 13:15 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Bandara Adi Soemarmo Solo membangun terminal baru yang ditargetkan selesai Juni 2019. Terminal baru untuk keberangkatan ini dipastikan akan menambah kapasitas tampung penumpang di ruang tungggu.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Solo, Abdullah Usman, mengatakan pembangunan terminal tersebut ditargetkan sudah selesai pada Juni nanti sehingga Lebaran sudah bisa digunakan. "Mudah-mudahan Lebaran nanti sudah bisa dibuka," kata dia kepada Solopos.com, Rabu (1/5/2019).

Dengan penambahan terminal baru, nantinya ruang tunggu penumpang domestik maupun internasional bisa bertambah luas. Di sisi lain PT Angkasa Pura I juga akan menambah beberapa fasilitas di bandara tersebut, terutama untuk mendukung pelayanan penerbangan internasional.

Seperti diketahui penerbangan internasional dari Bandara Adi Soemarmo merupakan penerbangan dengan rute umrah. "Nanti kami ada CCTV non-public area. Kemudian monitor bisa ditaruh di ruang tunggu. Dengan begitu keluarga pengantar bisa memantau keluarganya melalui monitor," kata dia.

Fasilitas parkir di bandara juga akan diperluas untuk bisa menampung lebih banyak kendaraan. Dia memprediksi ke depan akan banyak penumpng yang mrmanfaatkan penerbangan dari bandara tersebut.

Terlebih saat ini sudah ada jalur tol yang juga bisa tersambung ke bandara. "Saat ini orang Madiun bisa pilih ke Surabaya atau Solo. Madiun lebih dekat ke Solo. Semarang, Salatiga, Bawen juga bisa memilih ke Solo," lanjut dia.

Belum lagi dengan adanya fasilitas kereta bandara nantinya. Menurut informasi yang disampaikan petugas petugas Humas PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Danar Dewi, terminal baru akan menjadi terminal keberangkatan.

Sedangkan terminal lama akan menjadi terminal kedatangan. Dari penambahan sekitar 13.000 meter persegi, dia menyebutkan total luas terminal di Bandara Adi Soemarmo menjadi 26.000 meter persegi. Selain itu penambahan terminal juga berdampak pada penambahan kapasitas dari 1,3 juta menjadi 2,6 juta penumpang per tahunnya.

"Fasilitas lain, untuk check in counter dari 18 menjadi 26 lokasi. Ada juga penambahan tiga gate ruang tunggu dan penambahan fasilitas special needs holding room," kata dia.

Sedangkan untuk fasilitas tenant usaha mikro kecil menengah (UMKM) tetap disediakan di terminal kedatangan.