Tingkat Partisipasi Capai 85,92%, Tertinggi Sepanjang Sejarah Solo

Suasana rapat pleno KPU Solo di Hotel Sunan, Sabtu (4/5/2019). (Solopos - Kurniawan)
09 Mei 2019 04:27 WIB Kurniawan Solo Share :

Solopos.com, SOLO-Tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilu tahun 2019 di Kota Solo mencapai 85,92 persen, tertinggi sepanjang sejarah Pemilu di Kota Bengawan. Tingkat partisipasi itu untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. “Partisipasi tertinggi Pemilu Presiden dan Wakil presiden. Tapi pemilu lainnya juga tinggi, 85 persen. Beda di angka komanya,” ujar Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, Selasa (7/5/2019).

Menurut dia tingginya partisipasi pemilih hasil kerja keras semua pihak yang mengajak warga Solo menggunakan hak pilih. Termasuk 55 personel sukarelawan demokrasi yang gencar mensosialisasikan pemilu kepada 11 kelompok warga.

Para tim sukses baik calon presiden dan wapres, serta anggota legislatif, juga berperan strategis meningkatkan partisipasi pemilih. Sebab selama delapan bulan mereka aktif sosialisasi pemilu, termasuk mengampanyekan calon yang diusung. “Tingginya tingkat partisipasi tidak bisa kami klaim sebagai hasil kerja KPU semata. KPU ikut berkontribusi iya, tapi ini hasil kerja bareng semua pihak. Selain karena sosialisasi, juga karena faktor salah satu calon [capres] dari Kota Solo,” kata dia.

Disinggung tingkat partisipasi Pemilu 2014, menurut Nurul masih kalah dengan Pemilu 2019. Berdasarkan data KPU Solo tingkat partisipasi Pemilu 2014 di angka 81,23 persen. Persaingan capres cawapres ikut mendongkrak tingkat partisipasi.

Lebih jauh menurut Nurul ada beberapa tempat pemungutan suara (TPS) yang tingkat partisipasi pemilihnya mencapai 95 persen. Tapi dia tak hafal berapa TPS yang tingkat partisipasinya mencapai 95 persen. Yang pasti tak ada yang 100 persen.

“Dasarnya dari DAA1. Saya tidak hafal. Kalau tidak merujuk data saya tidak berani menyebutkan. Sebab rumornya ada pihak tertentu yang berjanji menyiapkan hadiah kambing bagi TPS yang partisipasinya 95 persen lebih,” sambung dia.

Penuturan senada disampaikan pengamat politik dari UNS Solo, Agus Riewanto. Sejak awal dia sudah memprediksikan bahwa partisipasi Pemilu 2019 akan sangat tinggi. Tapi dari lima jenis pemilu yang digelar, partisipasi tertinggi di Pemilu Presiden.

Selama berbulan-bulan terakhir tim sukses dan pemenangan masing-masing capres cawapres terlibat pertarungan sangat sengit. Ketatnya pertarungan menurut dia berdampak kepada meningkatnya tingkat partisipasi calon pemilih.

Sedangkan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo saat diwawancara wartawan akhir pekan lalu akan menunggu data resmi dari KPU Solo ihwal TPS dengan tingkat partisipasi di atas 95 persen. Sebab dia telah menjanjikan akan memberikan hadiah kambing.

Berdasarkan informasi yang dia peroleh ada puluhan TPS yang partisipasinya mencapai 95 persen. “Saya tidak gegabah. Saya tetap akan menunggu data dari KPU ihwal TPS yang tingkat partisipasinya mencapai 95 persen lebih,” terang dia.