2 Penambang Pasir di Boyolali Meninggal Tertimbun Tebing

Aparat Polsek Cepogo, Boyolali, memeriksa penambangan di Dukuh Tunggulsari, Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Sabtu (11/5 - 2019).(Solopos/Akhmad Ludiyanto)
11 Mei 2019 16:20 WIB Akhmad Ludiyanto Boyolali Share :

Solopos.com, BOYOLALI — Dua penambang pasir tradisional di Dukuh Tunggulsari, Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, Boyolali, ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan tebing tambang, Sabtu (11/5/2019).

Keduanya adalah Trianto, 36, dan Sutono, 30, yang tinggal tak jauh dari lokasi penambangan. Sebelum kejadian, keduanya berada di dalam gua sedalam sekitar 3 meter yang mereka buat sendiri.

Diperkirakan, gua berdinding pasir bercampur batu yang berada di dasar tebing setinggi 6 meter itu runtuh dan menimpa kedua korban.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut berusaha menolong. Namun nahas, nyawa kedua korban sudah tidak terselamatkan. Selanjutnya, mereka mengevakuasi korban dan membawanya ke keluarga masing-masing.

Agus Aryanto, 40, tetangga korban mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. 

“Ada warga yang bilang katanya ada yang tertimbun. Lalu saya lari sama tetangga yang lain ke sana. Ternyata yang tertimbun Trianto dan Sutono,” ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi.

Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kapolsek Cepogo AKP Marjoko mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

“Ada dua warga yang tertimbun tebing penambangan pasir ini tapi sudah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Kapolsek didampingi Kanitreskrim Aiptu Irawan Wijaya.

Sementara itu, pihak keluarga korban berencana langsung memakamkan Trianto dan Sutono pada hari yang sama di permakaman setempat.