PTS di Solo Unggulkan Program D3, Alasannya Banyak Peminat & Singkat

Ilustrasi Perguruan Tinggi (Solopos - Whisnupaksa)
13 Mei 2019 01:00 WIB Tamara Geraldine Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) di Solo masih mengunggulkan Program Diploma 3 (D3) karena banyak peminatnya dan masa belajarnya singkat.

Pejabat Humas Politeknik Indonusa Solo, Eni Lestari, mengatakan jumlah pendaftar Program D3 Tahun Akademik 2018/2019 tinggi. Program D3 di Politeknik Indonusa cukup diminati.

“Kami mengalami peningkatan jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun. Total mahasiswa dari angkatan 2017/2018 sebanyak 398 orang sedangkan angkatan 2018/2019 mencapai 450 orang untuk Program D3,” ujarnya saat ditemui Solopos.com Kampus Politeknik Indonusa di Jl. K.H. Samanhudi Solo, Kamis (9/5/2019).

Program D3 Program Studi (Prodi) Farmasi cukup diminati. Pertambahan prodi mampu menambah daya tarik Politeknik Indonusa bagi masyarakat sehingga mampu bersaing dengan PTS lain. “Setiap tahun tren mahasiswa yang meminati prodi tertentu berbeda–beda. Untuk prodi D3 Farmasi selalu banyak peminat,” ujarnya.

Politeknik Indonusa untuk Tahun Akademik 2019/2020 membuka lima prodi D3 yakni Manajemen Informatika; Komunikasi Massa; Mesin Otomotif; Perhotelan; dan Farmasi. “Kami masih membuka pendaftaran hingga kuota terpenuhi. Targetnya 500 mahasiswa baru,” imbuh dia.

Pada Tahun Akademik 2019/2020, Politeknik Indonusa memberikan beasiswa untuk mahasiswa Program Bidikmisi. ”Kami juga mempunyai Program Bidikmisi yakni beasiswa prestasi akademik, beasiswa prestasi seni dan olahraga, beasiswa yatim tidak mampu, dan beasiswa hafidz Alquran,” ujarnya.

Sementara itu, Program D3 Stikes Nasional Prodi Farmasi dan Analis Kesehatan juga memiliki banyak peminat. “Pada 2016 kami memiliki mahasiswa sebanyak 547 orang, 2017 sebanyak 610 mahasiswa, dan 2018 sebanyak 757 orang. Jika di persentasekan kenaikan 2016 ke 2017 sebesar 6% dan 2017 ke 2018 sebesar 24%,” ujar Kepala Marketing, Muhammad Sa’ad.

Hal senada dirasakan Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo, khususnya Prodi Fakultas Ilmu Komputer. Jumlah pendaftar Program D3 mencapai 50 orang lebih setiap angkatan. "UDB Solo membuka dua program studi D3 yakni Ilmu Komputer Manajemen serta Prodi Keperawatan Kebidanan dan Rekam Medis,” kata Bagian Humas UDB Solo, Joni Maulindar.

Salah satu mahasiswa D3 Ilmu Komputer, UDB Solo, Angga Dwi, mengaku lebih menyukai program D3 dari pada Program Sarjana. “Kalau D3 bisa diselesaikan 2,5 tahun dan menghemat biaya. Program Sarjana harus menyelesaikan skripsi yang juga memakan waktu lama,” ujarnya.