Cakades Terpilih Kwarasan Klaten Meninggal Dunia Jelang Pelantikan

ilustrasi pilkades, pemilihan kepala desa. (Solopos/Whisnu Paksa)
13 Mei 2019 19:15 WIB Ponco Suseno Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN -- Calon kepala desa (cakades) terpilih Kwarasan, Kecamatan Juwiring, Klaten, Muhammad Sudarwanto, 59, meninggal dunia empat hari menjelang dilantik.

Muhammad Sudarwanto sedianya dilantik bersama cakades terpilih lainnya hasil pilkades serentak Klaten Maret lalu pada Kamis (16/5/2019) mendatang. Namun, Muhammad Sudawanto meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Klaten, Minggu (12/5/2019) pukul 19.30 WIB.

Muhammad Sudarwanto berstatus petahana saat bertarung di pilkades Maret lalu. Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, sebelum menjalani perawatan di RSI Klaten, Muhammad Sudarwanto sempat mengeluhkan tidak enak badan karena masuk angin.

“Kejadiannya bermula setelah buka puasa. Waktu itu, [Muhammad Sudarwanto] sempat mengeluhkan sakit seperti masuk angin. Sempat diterapi juga sebelum akhirnya dibawa ke RSI Klaten. Sebelum meninggal dunia, sebenarnya tidak ada gejala apa pun,” kata Camat Juwiring, Herlambang Joko Santosa, kepada Solopos.com, Senin (13/5/2019).

Jenazah Muhammad Sudarwanto dimakamkan di tempat permakaman umum (TPU) Kwarasan. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka, Kwaren, Kwarasan, Juwiring.

Muhammad Sudarwanto meninggalkan seorang istri, Endang Sri Harjani dan dua putra, yakni Fatih Imadudin dan Elton Yusuf Nugroho.

Kepala Seksi (Kasi) Penataan Kelembagaan Desa Bidang Penataan dan Administrasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten, Agung Kristantana, mengatakan informasi meninggalnya cakades terpilih asal Kwarasan, Juwiring, diterima panitia pilkades Kabupaten Klaten, Minggu malam.

“Kami sudah memperoleh informasi itu. Yang bersangkutan merupakan cakades petahana yang terpilih lagi sebagai kades periode berikut. Pelantikan akan berlangsung Kamis [16/5/2019] pagi,” katanya.

Setelah Muhammad Sudarwanto meninggal dunia, Agung Kristantana mempersilakan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kwarasan berembuk guna mengisi kekosongan jabatan kades di desa setempat.

“Karena ada yang meninggal dunia, jumlah cakades terpilih yang mengikuti pelantikan serentak di pendapa Pemkab Klaten ada 268 orang. Terkait kekosongan itu akan dimusyawarahkan BPD. Apakah diisi seorang penjabat kades atau bisa juga dilakukan pergantian antarwaktu [PAW]. Kami dari kabupaten hanya menunggu,”kata Agung Kristantana, yang juga Sekretaris III Panitia Pilkades tingkat Kabupaten Klaten.