Ini Alasan Orang Rela Antre Tukar Uang di Mobil Kas Keliling BI Solo

Antrean warga yang ingin menukarkan uang di mobil kas keliling Bank Indonesia Solo di Stasiun Solo Balapan, Senin (13/5 - 2019).(Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
14 Mei 2019 05:40 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLO - Pelayanan penukaran uang jelang Lebaran melalui mobil kas keliling Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo dimulai, Senin (13/5/2019). Lokasi pertama yang menjadi sasaran adalah Stasiun Solo Balapan. Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat beberapa orang yang antre tidak terlayani hari itu.

Mereka sudah antre sejak sebelum mobil kas keliling datang sekitar pukul 09.10 WIB. Meski terlihat kecewa, warga yang tidak mendapat nomor antrean membubarkan diri. Salah satu di antaranya adalah Rako, warga Ngemplak, Solo.

Dia mengaku sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB atau dua jam lebih sebelum pelayanan dimulai. "Sudah antre dari pagi tadi mau tukar uang baru. Tapi ini ternyata hanya dibatasi untuk 75 orang saja. Ini jelas tidak muat. Jadi saya pilih ke bank saja besok," kata dia sambil meninggalkan antrean.

Selain dia, banyak warga yang meninggalkan antrean sambil mengungkapkan kekecewaannya karena sudah terlanjur mengantre.

Warga lain yang juga mengantre, Ivan Setyo, beruntung karena bisa mendapatkan layanan hari itu. Dia menyiapkan uang Rp2,4 juta untuk ditukarkan dengan pecahan Rp100.000 dan Rp50.000. "Setiap tahun saya menukarkan uang baru untuk kebutuhan Lebaran," kata dia.

Dia mengaku memilih menukarkan uang di lokasi tersebut karena sudah menjadi kebiasaan. "Pertama pasti ke sini. Kalau besok mau tukar lagi, biasanya ke bank," ujar dia.

Petugas yang berjaga di lokasi penukaran uang memberikan pemahaman kepada warga bahwa penukaran uang yang bisa dilayani di mobil kas keliling jumlahnya terbatas. Warga pun diberi tahu, pelayanan penukaran uang baru tidak hanya dilayani di mobil kas keliling. Kantor bank umum, bank perkredita rakyat (BPR), BPR syariah, Pegadaian, dan Kantor Pos juga melayani. Sebelumnya disebutkan tahun ini ada 150 lokasi yang dibuka untuk penukaran uang di Soloraya.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Kantor Perwakilan BI Solo, Taufik Amrozy, mengatakan pelayanan mobil kas keliling bisa lebih dari Rp300 juta. "Tapi hari pertama ini tes dulu dengan modal Rp300 juta. Tadi kami melayani sekitar 75 orang dan per orang maksimal menukarkan Rp4,4 juta," kata dia kepada Solopos.com, Senin.

Taufik menjelaskan pelayanan penukaran uang baru tidak hanya dilayani di mobil kas keliling. Pelayanan dibuka juga di perbankan, Pegadaian, Kantor Pos, dan BPR. "Perbankan juga hari ini [13 Mei] secara serentak kami minta mulai melayani penukaran uang pecahan kecil  sampai dengan tanggal 24 Mei," jelas dia.