Pertamina Siap Gelontorkan 6 Juta Tabung Elpiji untuk Soloraya

ilustrasi elpiji melon 3 kg. (Solopos/Dok)
14 Mei 2019 10:30 WIB Farida Trisnaningtyas Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- PT Pertamina Marketing Operation Region IV wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengantisipasi lonjakan konsumsi elpiji selama Ramadan dan Lebaran 2019 dengan menambah stok elpiji PSO 3 kg di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 8%.

Untuk wilayah Soloraya, Pertamina menyiapkan alokasi 6,107 juta tabung elpiji untuk Ramadan.

Marcomm dan CSR PT Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari, mengatakan pihaknya siap menambah stok elpiji PSO 3 kg sebanyak 8% untuk Jateng. Artinya, dari 3.116 metric ton (MT) menjadi 3.379 MT atau ada penambahan sebanyak 263 MT setiap harinya. Ini setara dengan 87.667 tabung elpiji 3 kg.

Selain itu, untuk produk elpiji non PSO, Pertamina menyiapkan penambahan stok harian untuk wilayah Jawa Tengah sebanyak 3%, yakni dari 294 MT menjadi 303 MT atau penambahan sebanyak 9 MT setiap hari.

“Dalam hal ini suplai utama elpiji di wilayah Pertamina MOR IV berasal dari Refinery Unit IV Cilacap, terminal elpiji Tanjung Mas, dan depot elpiji Cilacap. Sedangkan untuk mendukung penyaluran pada masa satgas Ramadan Idul Fitri, pihaknya bakal menambah outlet penjualan di beberapa SPBU dan modern outlet agar masyarakat mendapatkan kemudahan dalam memperoleh LPG,” paparnya, kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Adapun penyaluran ini melalui 391 agen PSO, 84 agen NPSO, dan 42.457 pangkalan elpiji yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah. Di samping itu, Pertamina MOR IV juga menyiagakan tim satgas Ramadan dan Idulfitri yang bertempat di kantor Pertamina MOR IV , Kota Semarang, Jawa Tengah.

Ini akan dimulai pada H-15 hingga H+15 Hari Raya Idulfitri. Tim satgas tersebut akan bertugas selama 24 jam demi memonitor dan memastikan ketersediaan energi (BBM dan elpiji) di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Kami berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan elpiji baik PSO maupun non PSO. Terlebih momen Ramadan dan Lebaran tentu konsumsi akan terus meningkat,” imbuhnya.

Sementara itu, Sales Eksekutif LPG Rayon V PT Pertamina, Adeka Sangtraga, menambahkan untuk wilayah Soloraya alokasi elpiji untuk Ramadan dan Lebaran sebanyak 6.107.720 tabung.

Rinciannya adalah Kota Solo sebanyak 800.520 tabung, Boyolali, 962.680 tabung, Karanganyar 903.960 tabung, Klaten 1.059.920 tabung, Sragen 885.600 tabung, Sukoharjo 846.000 tabung, dan Wonogiri 649.040 tabung.

Pemilik SPBU di Karanganyar, Hevy Setyana, mengaku pihaknya tidak mengelola stok, tetapi hanya menjual elpiji yang sudah dipasok per harinya.

“Sebanyak apa pun elpiji kami terima dan jual. Prediksi kami jelas ada peningkatan untuk keperluan Ramadan dan Lebaran. Akan tetapi, ini sudah distok pihak berwenang,” jelasnya.