Polisi Petakan 7 Lokasi Rawan Macet di Jalur Mudik Wonogiri, Mana Saja?

Pengguna jalan berhenti di perempatan Ponten kawasan kota Wonogiri saat traffic light menyala merah, Senin (4/2/2019). (Solopos - Rudi Hartono)
14 Mei 2019 12:15 WIB Newswire Wonogiri Share :

Solopos.com, WONOGIRI -- Polres Wonogiri memetakan ada tujuh lokasi rawan macet di jalur mudik Lebaran tahun ini di Kota Gaplek. Tujuh lokasi rawan macet ini tersebar di dua jalur utama mudik 2019, yakni jalur utara dan selatan.

Polisi telah menyiapkan langkah antisipasi terjadinya penumpukan kendaraan. "Sudah kami petakan, sedikitnya ada tujuh titik yang rawan macet," ungkap Kabag Ops Polres Wonogiri, Kompol Agus Pamungkas, seperti dikutip Solopos.com dari detikcom, Selasa (14/5/2019).

Kompol Agus menjelaskan di jalur utara lokasi rawan macet meliputi sekitar Terminal Tipe A Giri Adipura, depan Pasar Kota Wonogiri, simpang tiga lampu merah Kecamatan Ngadirojo, sekitar Pasar Kecamatan Purwantoro, dan depan objek wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri.

Sedangkan di jalur selatan, lokasi rawan macet ada di simpang empat lampu merah Kecamatan Pracimantoro dan simpang empat lampu merah Kecamatan Baturetno.

"Ketujuh titik itu berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya merupakan titik konsentrasi masyarakat karena dekat dengan pasar dan objek wisata. Jadi banyak yang beraktivitas di sekitarnya. Apalagi Wonogiri ini termasuk daerah utama tujuan pemudik," jelas Agus.

Kepolisian sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi di antaranya mendirikan pos pengamanan (pospam) di dekat tujuh titik tersebut. Pospam segera didirikan sebelum Operasi Ketupat digelar.

"Petugas yang terdiri dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan unsur lain, selalu standby di pos. Petugas akan mengatur lalu lintas supaya tidak macet," kata AKP Agus.

Di sisi lain, jika diperkirakan bakal terjadi kemacetan, Agus mengatakan petugas segera mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif. Di sepanjang jalan yang dilewati pemudik nantinya dipasang papan petunjuk untuk jalur utama maupun alternatif.

"Jalur alternatif sudah disiapkan. Guna memantapkannya, kami terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, TNI, SAR, dan lainnya," ujar dia.



Sumber : Detikcom