10-An Motor Jatuh Gara-Gara Ceceran Oli di Jalan Depan Makopassus Kartasura

Petugas Polsek Kartasura Sukoharjo membersihkan pasir di ceceran oli di depan Makopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (15/5/2019). (Solopos - Iskandar)
15 Mei 2019 16:15 WIB Iskandar Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Ceceran oli memenuhi sebagian badan jalan lajur barat (arah Jogja ke Solo) depan Markas Kopassus (Makopassus) Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo, Rabu (15/5/2019) pagi.

Akibatnya, sekitar 10 sepeda motor mengalami kecelakaan akibat terpeleset. Tidak ada korban jiwa dalam hal ini, namun beberapa pengendara motor mengalami luka.

"Saya tahu ada pengendara sepeda motor yang jatuh bertepatan dengan jam sekolah dan jam masuk para pekerja. Sehingga banyaknya pengendara yang jatuh pas kondisi jalan ramai,” ujar salah seorang warga Pucangan, Kartasura, Sukoharjo, Daliman, ketika ditemui wartawan di tempat kejadian, Rabu.

Dia yang buka tambal ban di dekat tempat kejadian ini mengatakan mereka yang jatuh rata-rata berkecepatan tinggi dan jarak sepeda motor satu dengan lainnyaberdekatan. Ketika pemotor yang depan jatuh, kendaraan di belakangnya yang mengerem juga ikut jatuh karena aspal jalan yang tersiram ceceran oli sangat licin.

Terkait kondisi tersebut dia bersama seorang anggota provos dari Kopassus langsung berinisiatif memasang ban mobil bekas di sepanjang ceceran oli untuk menandai aspal yang kena oli supaya tak jatuh korban lebh banyak.

“Selain memasang ban mobil bekas kami juga memasang conthong plastik [traffic cone] dengan Pak Provos dari Kopassus. Karena kalau tidak kami pasangi saya khawatir akan banyak yang jatuh,” ujar Daliman.

Sementara itu salah seorang pengendara yang jatuh, mengatakan dia tak tahu jalan yang akan dilalui ada ceceran oli atau minyak pelumas. Ketika sampai di depan Makopassus Kandang Menjangan dia langsung jatuh terpeleset hingga luka benjol di jidat, lecet-lecet di dahi dan bibir.

“Saya dari arah selatan [Jogja] melaju ke utara terus jatuh di sini [depan Makopassus],” ujar perempuan asal Purwodari yang enggan disebut namanya saat dibantu warga mengusap darah dari beberapa luka di dahinya.

Wakapolsek Kartasura, Iptu Bariman, yang ditemui di lokasi mengaku tak tahu asal muasal oli yang berceceran di jalan dan mengakibatkan kecelakaan ini. Dia mengimbau pengguna jalan yang melintas di dekat ceceran oli dari arah Jogja menuju Tugu Kartasura agar berhati-hati.

Apalagi ceceran oli ini cukup jauh kira-kira sepanjang dua kilometer dari depan SPBU Tempel, Sawit, Boyolali, ke utara sampai dekat kolam renang Kopassus.

“Untuk menghilangkan ceceran oli sudah betul menggunakan pasir. Tadi kami memang sempat memanggil pemadam kebakaran, tetapi khawatir kalau disiram air malah jadi licin, akhirnya penyemprotan dengan air tidak jadi dilakukan,” kata dia.