Ini Alasan Pemkab akan Bangun Subterminal di Kawasan Pasar Kartasura

Kondisi arus lalu lintas di Simpang Empat Kartasura padat lancar pada lima hari menjelang Lebaran atau H-5, Minggu (10/6 - 2018). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
16 Mei 2019 03:30 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO –Pemkab Sukoharjo berencana membangun subterminal tipe C di sekitar Pasar Kartasura. Subterminal ini diyakini akan menghidupkan trayek bus jurusan Kartasura-Boyolali dan Kartasura-Delanggu-Klaten. Padahal di Kartasura sudah ada terminal.

Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo melakukan kajian ilmiah tentang rencana pembangunan subterminal tipe C pada 2018 lalu. Kajian itu melibatkan pihak terkait seperti Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sukoharjo dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukoharjo.

“Kami belum bisa memastikan pembangunan subterminal di sekitar Pasar Kartasura. Kami harus berkoordinasi dengan instansi terkait lantaran erat hubungannya dengan tata ruang wilayah dan pasar tradisional,” kata Kepala Seksi (Kasi) Terminal Dishub Sukoharjo, Marjono, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Selasa (14/5/2019).

Masyarakat butuh akses transportasi pergi dan pulang dari Pasar Kartasura. Tak hanya warga Kartasura, warga di daerah lain seperti Delanggu, Klaten, dan Boyolali juga membutuhkan hal serupa. “Bisa jadi terminal bakal terintegrasi dengan jembatan layang atau flyover jika terealisasi di sekitar Bundaran Kartasura. Nanti bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan angkutan perdesaan masuk subterminal,” ujar dia.

Ketua DPC Organda Sukoharjo, Indriatmoko, mengatakan belum mengetahui secara jelas ihwal rencana pembangunan subterminal di sekitar Pasar Kartasura. Bisnis transportasi angkutan darat kian lesu tergerus jasa transportasi berbasis dalam jaringan (daring) atau taksi online.