Ada Tol Trans Jawa, Simpang Kartasura Diprediksi Tetap Macet Saat Arus Mudik Lebaran

Kondisi arus lalu lintas di Simpang Empat Kartasura padat lancar pada lima hari menjelang Lebaran atau H-5, Minggu (10/6 - 2018). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
16 Mei 2019 19:15 WIB Indah Septiyaning Wardhani Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO -- Polres Sukoharjo tetap menempatkan simpang tugu Kartasura sebagai titik krusial rawan kemacetan pada arus mudik dan balik Lebaran 2019 meski sudah ada tol Trans Jawa.

Selain simpang Kartasura ada tiga lokasi lain yang masuk pemetaan Polres Sukoharjo sebagai lokasi rawan macet terutama pada puncak beban arus mudik maupun balik Lebaran di Kabupaten Sukoharjo.

Tiga lokasi lain ini yakni kawasan simpang Lima Sukoharjo, Solo Baru, dan Penggung. Kartasura menjadi titik krusial karena merupakan penghubung antara wilayah Solo-Yogyakarta, Yogyakarta-Semarang dan Solo-Semarang.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan sudah mulai mempersiapkan pengamanan Lebaran terutama arus mudik dan balik Lebaran. Beberapa potensi kemacetan dipetakan merujuk pengalaman musim Lebaran tahun lalu.

"Ada empat lokasi yang sudah kami petakan rawan macet selama Lebaran. Untuk mengantisipasi kami akan bangun empat pos pengamanan [pospam] di wilayah-wilayah itu," kata Kapolres kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Pospam Lebaran tersebut masing-masing di simpang lima Sukoharjo, Patung Pandawa Solo Baru, eks Terminal Kartasura, dan Penggung. Pospam Penggung merupakan pos di perbatasan dengan Klaten.

Pospam tersebut merupakan titik baru pergeseran dari sebelumnya yakni di Ngasem, Kartasura. Pergeseran tersebut dilakukan menindaklanjuti fenomena tahun lalu di mana terjadi kemacetan luar biasa di simpang tiga Kartasura.

"Kemacetan tahun lalu didominasi kendaraan lokal dari Yogyakarta dan Solo sehingga memerlukan upaya ekstra untuk mencairkan arus, bahkan sampai dini hari," jelasnya.

Dengan pertimbangan ini, Kapolres menggeser Pospam yang biasanya ada di Ngasem ke Penggung. Langkah ini guna mengantisipasi arus kendaraan dari Yogyakarta-Solo atau sebaliknya. Diharapkan pola tersebut tepat dan dapat membantu masalah kepadatan arus lalu lintas di kawasan itu.

Kemudian Pospam di simpang lima Sukoharjo untuk mengantisipasi kegiatan masyarakat lokal Sukoharjo yang menjadi tumpuan di simpang lima. Apalagi kawasan tersebut merupakan jalur Solo-Wonogiri atau sebaliknya.

Selain itu, juga akses tedekat dengan pusat keramaian kota yakni Aun-alun yang menjadi tempat masyarakat berkumpul. "Pospam Patung Pandawa juga titik kerawanan karena karakteristiknya adalah kawasan pusat perbelanjaan maupun kuliner malam di Solo Baru," katanya.

Sedangkan Pospam Kartasura merupakan titik krusial penghubung antara wilayah Solo-Yogyakarta, Yogyakarta-Semarang dan Solo-Semarang. Kartasura menjadi titik krusial sehingga lokasi tersebut memerlukan perhatian ekstra dan penanganan ekstra oleh petugas.

Polres menyiapkan personel gabungan lengkap, baik Polri, TNI dan stakeholders lain seperti Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan lainnya dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

"Kami juga akan melaksanakan operasi ketupat candi untuk pengamanan arus Lebaran," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Joko Indrianto mengatakan mulai mengecek rambu lalu lintas, pos pantau, traffic light, markah jalan, dan lainnya. Pengecekan dilakukan guna mempersiapkan arus mudik dan balik Lebaran.

"Hasilnya mayoritas dalam kondisi baik dan tidak perlu penggantian. Kalaupun ada yang perlu diperbaiki sifatnya hanya ringan," katanya.

Dishub juga memetakan lokasi pemasangan rambu petunjuk jalan menyambut arus mudik Lebaran.