Pemudik ke Sukoharjo 11.000, Kebanyakan dari Daerah Ini

Kondisi arus lalu lintas di Simpang Empat Kartasura padat lancar pada lima hari menjelang Lebaran atau H-5, Minggu (10/6 - 2018). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
16 Mei 2019 21:55 WIB R Bony Eko Wicaksono Sukoharjo Share :

Solopos.com, SUKOHARJO – Jumlah pemudik yang pulang kampung ke Sukoharjo saat libur Lebaran diprediksi mencapai 11.000 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Sukoharjo, namun kebanyakan dari Nguter, Bulu, dan Weru.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Kamis (16/5/2019), mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral menghadapi arus mudik dan balik Lebaran di Ruang Panjura, Mapolres Sukoharjo. Kegiatan itu juga dihadiri anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Sukoharjo, beberapa instansi pemerintah dan swasta, serta organisasi kemasyarakatan (ormas).

Para perantau diperkirakan mudik ke kampung halaman mulai H-7 Lebaran. Mayoritas mereka pulang kampung menggunakan bus dan mobil pribadi.

“Jumlah perantau yang mudik ke kampung halaman diperkirakan sekitar 11.000 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Sukoharjo. Namun, paling banyak dari wilayah Nguter, Bulu, dan Weru,” kata dia saat ditemui wartawan di Mapolres Sukoharjo, Kamis.

Menurut Kapolres, kegiatan rapat lintas sektoral sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Polisi lalu lintas bakal disebar di sejumlah lokasi rawan kemacetan seperti di sepanjang jalan Jogja-Solo dan Semarang-Solo.

Pada Lebaran 2018, terjadi penumpukan kendaraan bermotor di sepanjang jalan Jogja-Solo mulai dari simpang empat Sanggung-Bundaran Kartasura. “Tahun ini, kami bakal mendirikan pos pengamanan [pospam] Lebaran di sekitar Kantor Kepala Desa Tempel, Kecamatan Gatak. Petugas bakal disiagakan di sepanjang jalan Jogja-Solo. Pospam ini baru kali pertama didirikan di jalur Jogja-Solo,” ujar dia.

Apabila terjadi kemacetan arus lalu lintas di jalur Jogja-Solo, petugas bakal mengalihkan arus lalu lintas menuju simpang tiga Parangtejo melewati underpass Makamhaji. Petugas bakal turun lapangan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas.